alexametrics

Idap Kanker, Legenda Bulu Tangkis Verawaty Fajrin Butuh Bantuan

Arief Apriadi
Idap Kanker, Legenda Bulu Tangkis Verawaty Fajrin Butuh Bantuan
Legenda bulutangkis Indonesia, Yuni Kartika (kanan) dan Verawaty Fajrin. [Twitter@YuniKartika73]

Verawaty Fajrin kini terbaring lemas di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta.

Suara.com - Legenda bulu Tangkis Indonesia, Verawaty Fajrin tengah berjuang melawan penyakit kanker paru-paru yang diidapnya. Ratu bulu tangkis era 1980-an itu butuh bantuan segera.

Verawaty Fajrin diketahui mengidap kanker pada Maret 2020. Kondisi perempuan 63 tahun itu kini terus menurun.

Juara dunia bulu tangkis tunggal putri 1980 itu kini tengah terbaring lemas di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta.

Sebelumnya, dia sempat menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Persahabatan. Namun kondisinya tak kunjung membaik.

Baca Juga: Kenali Gejala Awal Kanker Paru, Penyakit yang Diidap Legenda Bulutangkis Verawaty Fajrin

Berkat bantuan Kemenpora dan Kemenkes, Vera, sapaan akrabnya, lalu dipindahkan ke Rumah Sakit Dharmais.

Saat kondisinya membaik, Verawaty Fajrin sempat pulang ke rumah, tetapi kemudian kembali ke RS Dharmais karena mengalami penurunan kondisi.

Menurut penuturan sahabatnya yang juga eks pebulu tangkis nasional, Rosiana Tendean, kondisi Verawaty Fajrin kini mengkhawatirkan.

"Vera dilarikan kembali ke Rumah Sakit Dharmais. Bekas juara dunia tunggal putri 180 ini hanya pemegang kartu BPJS Kelas 2," tutur Rosiana Tendean dalam keterangan resminya.

"Dalam kondisi mengkhawatirkan, peraih penghargaan Haornas 2021 ini harus menunggu di ruang transit karena HCU penuh."

Baca Juga: Kondisi Terkini Verawaty Fajrin, Legenda Bulu Tangkis yang Menderita Kanker Paru-paru

"Mohon pemerintah membantu pengobatan agar kondisi Verawaty dapat membaik," tambahnya.

Selama menjadi pebulu tangkis, Verawaty Fajrin merupakan atlet berprestasi. Selain menjadi juara dunia 1980, dia tercatat juga merengkiuh gelar All England 1979 pada sektor ganda putri bersama Imelda Wiguna.

Selama berkarier, Verawaty tak hanya lihai di sektor tunggal putri. Dia bisa bermain di sektor ganda putri, serta ganda campuran.

Di level Asia Tenggara, Vera bahkan mengoleksi 11 emas SEA Games. Pada SEA Games 1987, dia merengkuh tiga emas dari sektor ganda putri, ganda campuran, dan beregu putri.

Komentar