alexametrics

PON Papua: Semua Kontingen Dipastikan Tiba pada 29 September

Syaiful Rachman
PON Papua: Semua Kontingen Dipastikan Tiba pada 29 September
Penyambutan kontingen Sulawesi Selatan saat tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura. (Raymond Latumahina/Suara.com).

Upaca pembukaan PON Papua akan digelar 2 Oktober 2021.

Suara.com - Ketua Harian Panitia Besar (PB) PON Papua, Yunus Wonda, memastikan semua kontingen peserta PON XX 2021 sudah dipastikan datang ke Papua pada 29 September atau H-3 sebelum upacara pembukaan PON yang akan dihelat pada 2 Oktober.

Saat ini, Yunus menyebut sebagian besar kontingen telah berada di Papua, bahkan ada beberapa kontingen yang juga sudah bertanding di beberapa cabang olahraga yang dimulai sebelum acara puncak upacara pembukaan.

"Belum semua kontingen datang, puncaknya itu nanti di tanggal 28 dan 29 September," kata pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Papua ini, Jum'at (24/9/2021).

"Kalau itu sudah masuk berarti sudah tidak ada lagi, tinggal pertandingan kalau ada yang gugur berarti kan harus pulang," imbuhnya.

Baca Juga: Menpora Amali Akan Berkantor di Papua Selama Pelaksanaan PON XX Berlangsung

Untuk diketahui, saat ini sudah ada enam dari 37 cabang olahraga yang menggelar pertandingan, antara lain adalah softball, baseball, gantole, polo air, terbang layang, dan futsal.

Sementara itu, terkait persiapan upacara pembukaan PON yang telah dilakukan sejauh ini, Yunus mengatakan, sampai saat ini proses dari kesiapan itu sudah mencapai fase penyempurnaan dan penyelesaian akhir.

"Yang jelas kita harus bikin yang bagus, spektakuler, kita harus buat sejarah," ujarnya.

Perihal kehadiran penonton di upacara pembukaan yang sedianya nanti akan dihadiri langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo, pihak PB PON XX Papua juga belum bisa memastikan jumlah kapasitas penonton pada saat upacara pembukaan.

Kendati demikian, pihak PB PON sendiri menjamin bahwa masyarakat bisa menonton langsung acara pembukaan pesta olahraga terakbar di tanah air itu, tapi tentu saja dengan beberapa persyaratan, salah satunya kewajiban vaksin.

Baca Juga: Lepas 720 Atlet ke PON XX Papua, Isran Noor Sasar Tiga Besar

"Tidak mungkin kita dapat PON lagi, mungkin kita bisa 50 atau 60 puluh tahun lagi. Tentu rakyat merasa bahwa ini momen untuk mereka bisa nonton," tandasnya.

Komentar