Puji Peran Menpora, Ketua NPC Indonesia: Beliau Mengerti Olahraga

Fabiola Febrinastri

Kamis, 30 September 2021 | 10:20 WIB
Puji Peran Menpora, Ketua NPC Indonesia: Beliau Mengerti Olahraga
Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun. (Dok: Kemenpora)

Suara.com - Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun kembali menyinggung peran pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali dalam prestasi raihan prestasi yang gemilang atlet tim nasional Indonesia pada Paralimpiade Tokyo 2020.

“Kalau soal keberhasilan atlet sekarang ini, saya bukan cari muka, tapi ini karena tangan dingin pak menteri (Zainudin Amali),” kata Senny Marbun, saat menjadi narasumber Solopos Virtual Talkshow Haornas bertajuk “Tantangan Pembinaan Prestasi Olahraga Disabilitas”, Rabu (29/9/2021) malam.

Hadir dalam acara ini, Menpora Amali diwakili Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta, peraih medali emas Paralimpiade 2020, Leani Ratri Oktila dan Hary Susanto. Hadir pula Staf Khusus Presiden, Angkie Yudistia dan perwakilan dari Pemerintah Kota Solo.

Menurut Senny Marbun, selama Menpora Amali memberikan ruang gerak yang luas kepada NPC Indonesia dan membebaskan mereka untuk mengikuti event-event olahraga internasional untuk mendapatkan poin sehingga bisa lolos ke paralimpiade.

“Beliau (Menpora Amali) mengatakan, kalian harus mengejar single-single event, mengejar poin biar bisa masuk ke paralimpiade. Dan, itu kita lakukan dan ternyata memang Tuhan mengizinkan kita berangkat dengan 23 kuota (atlet),” ujarnya.

Di samping itu, Senny Marbun menilai Menpora Amali sangat memahami cara memajukan olahraga di Tanah Air. Hal itu terlihat dari Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang menjadi pedoman pembinaan olahraga prestasi, termasuk di dalamnnya mengatur atlet difabel.

“Yang bikin desain olahraga itu kan pak menteri. Jadi beliau mengerti olahraga seperti apa, apa yang harus dikerjakan,” ujarnya.

Atas arahan dan kebebesan yang diberikan Menpora Amali, lanjut Marbun, pihaknya pun berhasil meningkatkan jumlah atlet yang bertanding di Paralampiade dari sebelumnya. Pada Paralimpiade di Rio De Jeneiro tahun 2016, Indonesia hanya mengirim 9 atlet dan mendapatkan 1 perunggu. Sementara di Paralimpiade 2020 di Tokyo, Indonesia berhasil mengirim 23 atlet dan meraih 9 medali diantaranya 2 emas, 3 perak dan 4 perunggu.

“Bisa mendapatkan 2 emas itu benar-benar luar biasa. Itu olimpiade, tingkat dunia. Jadi untuk mendapatkan itu, karena kita sekarang udah dapat jadi biasa-biasa aja. Tapi untuk mengejar itu saya waktu melihat Ratri dan Hary waktu pertandingan di sana jantung saya hampir putus,” bebernya.

baca juga

“Oleh karena itu, butuh pemimpin yang betul-betul mengerti olahraga. Olahraga ini kalau pemimpinnya tidak mengerti olahraga omong kosong semuanya. Jadi seorang pemimpin olahraga harus mengerti olahraga,” tambahnya.

Pada kesempatan ini, Senny Marbvu mengungkapkan bahwa mencetak atlet sangatlah sulit, bahkan tidak semudah membalikan telapak tangan apalagi untuk atlet difabel. Atlet yang dicari adalah mereka yang serius dan benar-benar mau latihan. Selain itu, atlet juga akan dilihat strukturnya cabang olahraga apa yang cocok dengannya apakah itu atlet angkat berat, atletik, menembak atau swimming.

“Selain itu, kadang-kadang kalau di daerah masih banyak orang cacat yang enggak mengerti olahraga dan kadang-kadang masih banyak orang tua yang menyembunyikan anaknya karena takut dibilang banyak dosa karena punya anak cacat,” tukasnya.

Oleh karena itu, Marbun berharap kepada Kemenpora agar Sekolah Khusus Olahraga (SKO) sekaligus training camp atlet difabel nantinya dikelola oleh NPC Indonesia sehingga pengelolaannya dapat dipantau langsung.

“Kalau boleh SKO, kalau bisa betul-betul di bawah NPC. Kita yang menentukan kuotanya, kita yang menentukan latihannya biar kita tahu limit yang akan kita kejar di SKO sampai kemana. Tolong disiapkan dana untuk SKO agar atlet jangan cuma 25 orang, kalau bisa 100 orang,” harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malut dan Sulut Sukses Raih Kemenangan, Jateng dan Sumut Bermain Imbang

Malut dan Sulut Sukses Raih Kemenangan, Jateng dan Sumut Bermain Imbang

News | Rabu, 29 September 2021 | 12:25 WIB

Menko Airlangga Apresiasi Kemenpora Jadikan Pondok Pesantren sebagai Pusat Ekonomi Rakyat

Menko Airlangga Apresiasi Kemenpora Jadikan Pondok Pesantren sebagai Pusat Ekonomi Rakyat

News | Rabu, 29 September 2021 | 12:21 WIB

Menpora dan Menko Airlangga Bahas Pelaksanaan Prokes Liga 2 Bersama Ketum PSSI

Menpora dan Menko Airlangga Bahas Pelaksanaan Prokes Liga 2 Bersama Ketum PSSI

News | Selasa, 28 September 2021 | 21:09 WIB

Tim Sepak Takraw Tuan Rumah Raih Dua Medali Emas di Ajang PON XX Papua

Tim Sepak Takraw Tuan Rumah Raih Dua Medali Emas di Ajang PON XX Papua

Sport | Selasa, 28 September 2021 | 15:41 WIB

Pemerintah Pertimbangkan Liga 2 Dihadiri Penonton dengan Syarat Vaksin

Pemerintah Pertimbangkan Liga 2 Dihadiri Penonton dengan Syarat Vaksin

Bola | Selasa, 28 September 2021 | 12:53 WIB

Menko Airlangga: Kompetisi Liga 2 Luar Jawa Diizinkan Bergulir Kembali

Menko Airlangga: Kompetisi Liga 2 Luar Jawa Diizinkan Bergulir Kembali

Bola | Selasa, 28 September 2021 | 12:35 WIB

Terkini

Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi

Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi

Sport | Senin, 22 Juni 2026 | 10:20 WIB

Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir

Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:57 WIB

Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026

Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:49 WIB

Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko

Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:46 WIB

Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026

Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:42 WIB

Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026

Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:39 WIB

Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1

Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:31 WIB

MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026

MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026

Sport | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:25 WIB

Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras

Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras

Sport | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:09 WIB

Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026

Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026

Sport | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:42 WIB