Sanksi WADA: Kemenpora Bentuk Tim Khusus, Siap Seret Pihak yang Salah ke Ranah Hukum

Arief Apriadi

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:13 WIB
Sanksi WADA: Kemenpora Bentuk Tim Khusus, Siap Seret Pihak yang Salah ke Ranah Hukum
Menpora, Zainuddin Amali. (Dok: Kemenpora)

Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berjanji akan segera membereskan masalah sanksi Badan Antidoping Dunia (WADA) terhadap Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI).

Pemerintah bersama stakeholder terkait akan segera membentuk tim khusus untuk menangani masalah hingga selesai secepat mungkin. Bila perlu, mereka membuka peluang untuk menyeret pihak yang bertanggung jawab ke ranah hukum.

Hal itu disampaikan Menpora Zainudin Amali saat menggelar konferensi pers via daring, Senin (18/10/2021), sebagai respons dari tidak dikibarkannya bendera Indonesia di seremoni juara tim beregu putra Merah Putih pada ajang Piala Thomas 2020, Minggu (17/10/2021).

Indonesia yang menjadi kampiun Piala Thomas 2020 dilarang mengibarkan bendera Merah Putih akibat buntut dari sanksi WADA terhadap LADI.

Sebagai gantinya, Jonatan Christie dan kawan-kawan harus merayakan gelar juara di atas podium dengan mengibarkan bendera berlogo PBSI, meski lagu Indonesia Raya tetap boleh dikumandangkan.

Menpora Zainudin Amali menyebut pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi dengan LADI dan NOC Indonesia. Mereka akan bekerjasama membentuk tim gabungan guna mempersingkat sanksi dari WADA yang disebut-sebut bisa berdurasi hingga satu tahun ke depan.

"Saya membentuk tim yang tugasnya ada dua. Satu, untuk melakukan percepatan terhadap upaya kita agar sanksi WADA terhadap LADI bisa segera berakhir," tutur Menpora Zainudin Amali.

"Yang kedua, tim ini juga akan menginvestigasi apa yang sebenarnya terjadi. Karena kejadian ini [sanksi dari WADA terhadap LADI], tidak mungkin terjadi bila tidak ada sebab," tambahnya.

Perihal investigasi, tim khusus ini disebut Menpora Zainudin Amali juga akan mencari pihak-pihak yang paling bertanggung jawab sehingga Indonesia dijatuhi sanksi oleh WADA.

baca juga

Amali menerangkan bahwa masalah sanksi yang dijatuhi WADA kepada LADI cukup kompleks karena turut melibatkan kepengurusan periode sebelumnya.

"Kami akan mempelajari ini semua, komunikasi dengan banyak pihak. Upaya-upaya ini akan menjadi bagian dari akselerasi [pencabutan sanksi] dan investigasi. Investigasi ini termasuk kepada pengurus-pengurus lama," jelas Amali.

"Kalau memang arahnya ke sana [ranah hukum], ya kami akan dorong ke sana. Tergantung hasil investigasi nanti," tambahnya.

LADI terkena sanksi karena dianggap WADA tidak memenuhi syarat ketentuan tes doping bersama dua negara lainnya yakni Thailand dan Korea Utara.

Salah satu sanksinya adalah atlet dari tiga negara tersebut masih diizinkan turun di kejuaraan regional, kontinental, dan dunia, namun tidak bisa mengibarkan bendera nasional mereka selain di olimpiade.

Di samping itu, Indonesia juga terancam batal menjadi host berbagai event internasional yang telah dijadwalkan seperti tiga turnamen bulu tangkis leg Asia di Bali, MotoGP 2022, FIBA Asia Cup 2021, hingga FIBA World Cup 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bendera Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Thomas CUP, Menpora Minta Maaf

Bendera Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Thomas CUP, Menpora Minta Maaf

Sport | Senin, 18 Oktober 2021 | 13:54 WIB

Profil Anthony Ginting, Pembuka Kemenangan Indonesia atas China di Final Piala Thomas

Profil Anthony Ginting, Pembuka Kemenangan Indonesia atas China di Final Piala Thomas

Sport | Senin, 18 Oktober 2021 | 13:49 WIB

Merah Putih Tak Berkibar pada Kemenangan Indonesia di Denmark, Menpora Minta Maaf

Merah Putih Tak Berkibar pada Kemenangan Indonesia di Denmark, Menpora Minta Maaf

Bekaci | Senin, 18 Oktober 2021 | 14:10 WIB

Tak Ada Bendera Merah Putih di Piala Thomas, Begini Tanggapan Roy Suryo

Tak Ada Bendera Merah Putih di Piala Thomas, Begini Tanggapan Roy Suryo

Jogja | Senin, 18 Oktober 2021 | 13:26 WIB

Sanksi WADA bikin Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Ini Mengapa Doping Dilarang

Sanksi WADA bikin Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Ini Mengapa Doping Dilarang

Health | Senin, 18 Oktober 2021 | 13:25 WIB

Terkini

Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani

Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:00 WIB

Manchester United Diambang Degradasi, Siapa Pelatih yang Mau Gantikan Carrick?

Manchester United Diambang Degradasi, Siapa Pelatih yang Mau Gantikan Carrick?

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:55 WIB

AC Milan Hajar Inter 3-1, Derby Jadi Titik Balik Rossoneri dan Tamparan bagi Chivu

AC Milan Hajar Inter 3-1, Derby Jadi Titik Balik Rossoneri dan Tamparan bagi Chivu

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:49 WIB

Mitos Self-Reward Liburan: Healing Tidak Selalu Menyelesaikan Masalah Hidup

Mitos Self-Reward Liburan: Healing Tidak Selalu Menyelesaikan Masalah Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:45 WIB

Pemain Ini Dianggap Biang Kerok Kekalahan Memalukan Manchester United dari Chelsea

Pemain Ini Dianggap Biang Kerok Kekalahan Memalukan Manchester United dari Chelsea

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:42 WIB

Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim

Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 16:41 WIB

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 16:21 WIB

Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah

Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:15 WIB

Viva Face Tonic Boleh Dipakai Umur Berapa? Simak Hal yang Perlu Diketahui

Viva Face Tonic Boleh Dipakai Umur Berapa? Simak Hal yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 16:13 WIB

Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?

Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 16:12 WIB

×