alexametrics

Dibantai Lebanon Lagi, Rajko Toroman Tetap Apresiasi Timnas Indonesia

Arief Apriadi
Dibantai Lebanon Lagi, Rajko Toroman Tetap Apresiasi Timnas Indonesia
Pelatih timnas basket Indonesia, Rajko Toroman (tengah) saat memberikan instruksi kepada para pemainnya di laga perdana Grup C Kualifikasi FIBA World Cup 2023 kontra Lebanon, 26 November 2021 lalu. [FIBA]

Timnas basket Indonesia kembali kalah telak dari Lebanon dengan skor 64-110.

Suara.com - Timnas basket Indonesia kembali kalah telak dari Lebanon saat memainkan laga kedua Grup C Kualifikasi FIBA World Cup 2023 di Zouk Mikael, Lebanon, Senin (29/11/2021) malam WIB.

Timnas basket Indonesia yang lagi-lagi harus tampil tanpa pemain naturalisasi, Lester Prosper --yang masih dinyatakan positif Covid-19-- kalah dengan skor 64-110.

Brandon Jawato menjadi pemain paling menonjol bagi timnas basket Indonesia di laga ini dengan raihan 20 poin, enam rebounds, dan dua assist. Namun, kerja kerasnya tak cukup untuk menghindari Skuad Garuda dari kekalahan.

Meski kembali dibantai Lebanon, pelatih timnas basket Indonesia, Rajko Toroman tetap merasa puas dengan penampilan anak asuhnya.

Baca Juga: Timnas Basket Putri Indonesia Tekuk Kazakhstan Saat Buka FIBA Asia

Dia menilai Abraham Damar Grahita dan kolega sudah menunjukan permainan terbaik dari sisi menyerang maupun bertahan, dan di sisi lain Lebanon memang lebih kuat.

"Kami bermain cukup bagus di paruh pertama. Kami membuat beberapa penyesuaian dari gim pertama," kata Rajko Toroman dalam konferensi pers pasca laga yang disiarkan FIBA di laman resminya, Selasa (30/11/2021).

Pemain naturalisasi timnas basket Indonesia Lester Prosper (tengah) melesakkan bola dalam pertandingan Windows III Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 di Angeles City Foundation Gym, Filipina, Kamis (17/6/2021). (Dokumentasi FIBA)
Pemain naturalisasi timnas basket Indonesia Lester Prosper (tengah) melesakkan bola dalam pertandingan Windows III Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 di Angeles City Foundation Gym, Filipina, Kamis (17/6/2021). (Dokumentasi FIBA)

"Kami mencoba melakukan perubahan di pertahanan dengan kombinasi pertahanan zona. Namun, Lebanon memang lebih baik dari kami."

"Mereka menyerang luar biasa di paruh kedua. Meski begitu, saya rasa tim kami sudah memberikan 100 persen di gim hari ini," tambahnya.

Center timnas Vincent Kosasih menambahkan, perjuangan sudah dilakukan maksimal. Mereka sudah berjuang dengan tampil cukup bagus di babak pertama, tetapi kehilangan momentum di paruh kedua.

Baca Juga: Timnas Basket Indonesia Gelar Empat Pertandingan Uji Coba di AS

Dia juga mengakui bahwa tidak bisa dimainkannya Arki Dikania Wisnu dan Lester Prosper karena positif Covid-19 sangat berpengaruh pada penampilan tim.

Hasil positif Lester Prosper sebelumnya sempat membuat Perbasi dan sang pemain bingung. Pasalnya, pada 28 November alias sehari sebelum laga, Lester Prosper sudah dinyatakan negatif Covid-19 melalui tes PCR.

Namun, jelang laga kedua Grup C, panitia Lebanon kembali menyatakan bahwa pebasket naturalisasi bertinggi badan 2,09 meter itu masih positif Covid-19.

"Saya sangat sedih dan marah dengan kondisi ini," tulis Prosper di media sosial tentang situasi yang terjadi.

Sebelumnya, timnas Indonesia juga kalah dari Lebanon pada laga perdana Grup C pada 26 November lalu. Saat itu, Skuad Garuda yang juga tanpa Prosper dan Arki, hancur lebur dengan skor 38-96.

Komentar