Jorge Lorenzo Sebut Kalau Yamaha Belum Selevel dengan Ducati

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 01 Desember 2021 | 07:30 WIB
Jorge Lorenzo Sebut Kalau Yamaha Belum Selevel dengan Ducati
Jorge Lorenzo berada di paddock Yamaha saat sesi latihan bebas ketiga MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Sabtu (29/10/2016). [AFP/Manan Vatsyayana]

Suara.com - Jorge Lorenzo selalu membuat geger media sosial dengan beberapa pernyataan kontroversialnya.

Kali ini, mantan pembalap Yamaha MotoGP menyebut kalau Yamaha belum selevel dengan Ducati.

Ia berani mengutarakan hal tersebut usai melihat hasil tes pramusim Jerez yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Dalam tes tersebut, ternyata rider-rider Ducati mampu berada di baris terdepan.

Dalam sesi Jerez hari pertama, Takaaki Nakagami (Honda) jadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 37,313 detik, di belakangnya Johann Zarco (Ducati) dengan selisih 0,043 detik, dan Enea Bastianini (Ducati) melengkapi tempat ketiga.

Hari kedua, Francesco Bagnaia mampu menajamkan waktu lebih cepat. Dia juga sekaligus mencatatkan putaran terbaiknya dengan torehan waktu 1 menit 36,872 detik.

"Saya lihat warna merah pada 2022! saya sudah bilang Ducati bakal juara tahun ini. Meski akhirnya Quartararo yang menang," kata Lorenzo seperti dikutip dari GPone.

Jorge Lorenzo meyakini jika Ducati bisa dengan mudah melibas Yamaha di musmim MotoGP 2022. Ducati cukup sering membuat terobosan pada motornya.

Pebalap Ducati asal Italia Francesco Bagnaia memacu motornya saat sesi FP2v MotoGP Austria di Red Bull Ring Spielberg, Austria pada 6 Agustus 2021. (Photo by JOE KLAMAR / AFP) (AFP/JOE KLAMAR).
Pebalap Ducati asal Italia Francesco Bagnaia memacu motornya saat sesi FP2v MotoGP Austria di Red Bull Ring Spielberg, Austria pada 6 Agustus 2021. (Photo by JOE KLAMAR / AFP) (AFP/JOE KLAMAR).

Misalkan saja kemunculan winglet, wheel cover, pendingin swing arm di bagian bawah, holeshot device, hingga kotak di bagian belakang motor, yang dijuluku 'Salad Box'.

baca juga

Beberapa komponen tersebut selalu saja menjadi pusat perhatian di MotoGP karena berhasil membuat performa motor Ducati makin moncer.

Lalu ia membandingkan dengan Yamaha tentang perkembangan yang dilakukan Ducati.

"Sayangnya, Yamaha bukanlah motor yang sangat revolusioner, tidak seperti Ducati. Jika Anda mengendarai Ducati tahun 2015 dan tahun 2022 Anda melihat dua motor yang sama sekali berbeda, sedangkan Yamaha kurang lebih selalu motor yang sama. Namun, pada akhirnya, inilah filosofi mereka dan mereka masih bekerja keras," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marc Marquez Tak Sudi Lihat Valentino Rossi Juara Dunia ke-10, Ini Respons dari The Doctor

Marc Marquez Tak Sudi Lihat Valentino Rossi Juara Dunia ke-10, Ini Respons dari The Doctor

Sport | Minggu, 28 November 2021 | 18:30 WIB

Belum Mau Perpanjang Kontrak, Fabio Quartararo Tuntut Beberapa Hal Ini untuk Yamaha

Belum Mau Perpanjang Kontrak, Fabio Quartararo Tuntut Beberapa Hal Ini untuk Yamaha

Sport | Minggu, 28 November 2021 | 13:21 WIB

Bikin Rival Gentar, Ini Keunggulan Francesco Bagnaia yang Ingin Ditiru Johann Zarco

Bikin Rival Gentar, Ini Keunggulan Francesco Bagnaia yang Ingin Ditiru Johann Zarco

Sport | Sabtu, 27 November 2021 | 16:46 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:17 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

×