alexametrics

Jorge Lorenzo Sebut Kalau Yamaha Belum Selevel dengan Ducati

Cesar Uji Tawakal | Gagah Radhitya Widiaseno
Jorge Lorenzo Sebut Kalau Yamaha Belum Selevel dengan Ducati
Jorge Lorenzo berada di paddock Yamaha saat sesi latihan bebas ketiga MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Sabtu (29/10/2016). [AFP/Manan Vatsyayana]

Jorge Lorenzo menyebut kalau motor Yamaha belum selevel dengan Ducati.

Suara.com - Jorge Lorenzo selalu membuat geger media sosial dengan beberapa pernyataan kontroversialnya.

Kali ini, mantan pembalap Yamaha MotoGP menyebut kalau Yamaha belum selevel dengan Ducati.

Ia berani mengutarakan hal tersebut usai melihat hasil tes pramusim Jerez yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Dalam tes tersebut, ternyata rider-rider Ducati mampu berada di baris terdepan.

Baca Juga: Fabio Quartararo Beri Saran ke Yamaha untuk Lakukan Hal Sama seperti Ducati, Apa Itu?

Dalam sesi Jerez hari pertama, Takaaki Nakagami (Honda) jadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 37,313 detik, di belakangnya Johann Zarco (Ducati) dengan selisih 0,043 detik, dan Enea Bastianini (Ducati) melengkapi tempat ketiga.

Hari kedua, Francesco Bagnaia mampu menajamkan waktu lebih cepat. Dia juga sekaligus mencatatkan putaran terbaiknya dengan torehan waktu 1 menit 36,872 detik.

"Saya lihat warna merah pada 2022! saya sudah bilang Ducati bakal juara tahun ini. Meski akhirnya Quartararo yang menang," kata Lorenzo seperti dikutip dari GPone.

Jorge Lorenzo meyakini jika Ducati bisa dengan mudah melibas Yamaha di musmim MotoGP 2022. Ducati cukup sering membuat terobosan pada motornya.

Pebalap Ducati asal Italia Francesco Bagnaia memacu motornya saat sesi FP2v MotoGP Austria di Red Bull Ring Spielberg, Austria pada 6 Agustus 2021. (Photo by JOE KLAMAR / AFP) (AFP/JOE KLAMAR).
Pebalap Ducati asal Italia Francesco Bagnaia memacu motornya saat sesi FP2v MotoGP Austria di Red Bull Ring Spielberg, Austria pada 6 Agustus 2021. (Photo by JOE KLAMAR / AFP) (AFP/JOE KLAMAR).

Misalkan saja kemunculan winglet, wheel cover, pendingin swing arm di bagian bawah, holeshot device, hingga kotak di bagian belakang motor, yang dijuluku 'Salad Box'.

Baca Juga: Francesco Bagnaia Akui Motor Ducati Makin Buas, Siap Terkam Juara Dunia MotoGP 2022?

Beberapa komponen tersebut selalu saja menjadi pusat perhatian di MotoGP karena berhasil membuat performa motor Ducati makin moncer.

Lalu ia membandingkan dengan Yamaha tentang perkembangan yang dilakukan Ducati.

"Sayangnya, Yamaha bukanlah motor yang sangat revolusioner, tidak seperti Ducati. Jika Anda mengendarai Ducati tahun 2015 dan tahun 2022 Anda melihat dua motor yang sama sekali berbeda, sedangkan Yamaha kurang lebih selalu motor yang sama. Namun, pada akhirnya, inilah filosofi mereka dan mereka masih bekerja keras," pungkasnya.

Komentar