Suara.com - Kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2022 kembali dilanjutkan hari ini, Kamis (3/3/2022) mulai pukul 10.45 WIB di Hall Basket Senayan, Jakarta, setelah sebelumnya terhenti akibat melonjaknya kasus Covid-19 di Tanah Air.
Melansir laman resmi IBL, Kamis (3/3/2022), sebanyak lima laga sengit akan memanaskan momen kembali bergulirnya kompetisi bola basket kasta teratas di Indonesia itu.
Pendatang baru RANS PIK Basketball membuka kompetisi lanjutan melawan pasukan muda Satya Wacana Salatiga.
RANS sudah berbenah diri dengan memanggil pelatih kawakan Rastafari Horongbala. Satya Wacana pasti juga sudah bersiap memperbaiki kekurangan mereka.
Laga ini adalah laga tunda yang seharusnya dimainkan pada seri kedua lalu di Bandung.
Pertandingan selanjutnya, Daniel Timothy Wenas bersama Evos Thunder Bogor akan melawan mantan klubnya Bali United Basketball.
Laga tunda seri kedua lainnya antara NSH Mountain Gold Timika melawan Tangerang Hawks serta Bumi Borneo Basketball Pontianak versus Amartha Hangtuah juga akan memanaskan hari pertama kompetisi gelembung lanjutan babak reguler Ini.
Hari pertama akan ditutup dengan pertarungan dua tim Young Guns, Pacific Caesar Surabaya melawan tim nasional elite muda Indonesia Patriots.
"Semua sangat bersemangat kembali berkompetisi. Dengan bersama-sama kita akan semakin kuat untuk menghadapi situasi pandemi ini," kata Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah.
"Pertandingan pun dipastikan akan kembali berlangsung sengit. Setiap tim akan berjuang merebut poin agar menjaga peluang menuju playoff."
Seri-seri awal lanjutan kompetisi ini, penonton yang hadir masih berasal manajemen team.
"Pecinta bola basket Indonesia tetap bisa menyaksikan lewat tayangan vidio.com dan Usee TV," jelas Junas.
Manajemen akan melihat perkembangan pada satu pekan awal. Jika semua berjalan lancar maka kompetisi akan dapat kembali dihadiri oleh penonton umum secara langsung yang diperkirakan pada 12 Maret.
"Harapannya jika operasional awal lancar, pertandingan boleh dihadiri penonton tentu tetap dengan pembatasan dan protokol kesehatan ketat," tutur Junas.