Belajar dari Kasus Kawasaki, Ternyata Ini Sebab Suzuki Tak Bisa Sembarangan Keluar dari MotoGP

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Selasa, 10 Mei 2022 | 21:35 WIB
Belajar dari Kasus Kawasaki, Ternyata Ini Sebab Suzuki Tak Bisa Sembarangan Keluar dari MotoGP
Pebalap tim Suzuki Ecstar Joan Mir dan Alex Rins menunggangi motor baru GSX-RR 2022 (Ho via Suzuki Racing Corporation)

Suara.com - Dorna telah secara resmi menanggapi laporan bahwa Suzuki akan mundur dari MotoGP pada akhir musim 2022.

Dorna telah menunjukkan bahwa Suzuki menandatangani kontrak lima tahun untuk balapan di MotoGP dari 2022 hingga 2026, dan bahwa mereka tidak memiliki hak untuk mengakhiri kontrak secara sepihak.

Pernyataan itu merupakan peringatan bagi Suzuki bahwa akan ada konsekuensi hukum untuk penarikan. Dorna mengubah pengaturan kontrak mereka dengan pabrik-pabrik setelah Kawasaki menarik diri dari MotoGP pada akhir 2008.

Dilansir dari Asphalt and Rubber, sebelumnya, Dorna memiliki kontrak dengan MSMA, mewakili semua pabrik yang berpartisipasi, yang tidak memberi mereka pengaruh atas masing-masing pihak.

Dari 2016, Dorna menandatangani kontrak dengan masing-masing pabrik secara terpisah, memberi mereka mekanisme penegakan yang jauh lebih kuat. Jika Suzuki melalui rencana mereka untuk menarik diri, mereka akan menghadapi konsekuensi hukum yang serius.

Livio Suppo bersama Alex Rins dan Joan Mir beserta kru tim Suzuki Ecstar merayakan podium ke 500 (Instagram)
Livio Suppo bersama Alex Rins dan Joan Mir beserta kru tim Suzuki Ecstar merayakan podium ke 500 (Instagram)

Pernyataan Dorna juga menunjukkan bahwa tidak ada kekurangan minat di MotoGP. Tim tertarik untuk mengambil dua slot grid yang akan dibebaskan oleh penarikan Suzuki, yang berarti mereka percaya mereka akan dapat mempertahankan grid di 24 motor untuk masa mendatang.

Slot grid MotoGP lebih berharga bagi tim daripada Moto2 atau Moto3, karena mereka jauh lebih banyak disubsidi oleh Dorna. Sejauh ini, belum ada pernyataan yang keluar dari Suzuki.

Saat ini sedang berlangsung Ogon Shukan, atau Golden Week di Jepang, seminggu hari libur nasional di mana banyak kantor ditutup.

Itu mungkin membantu menjelaskan mengapa tim belum mengeluarkan siaran pers, karena mungkin tidak mungkin untuk mendapatkan pernyataan seperti itu secara resmi ditandatangani oleh Suzuki HQ di Hamamatsu.  Hal itu pun membuat waktu pernyataan Suzuki semakin penasaran.

Baca Juga: Lama Tak Turun ke Lintasan, Andrea Iannone Mengaku Siap Jika Diminta Kembali Balapan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI