Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade

Irwan Febri

Rabu, 08 April 2026 | 11:13 WIB
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
Sir Craig Reedie, mantan Presiden Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). (Dok. BWF)
baca 10 detik
  • Mantan Presiden BWF, Sir Craig Reedie, meninggal dunia pada usia 84 tahun karena dedikasinya bagi perkembangan olahraga global.
  • Reedie berperan krusial dalam memperjuangkan bulu tangkis agar resmi dipertandingkan pada ajang Olimpiade Barcelona tahun 1992 silam.
  • Ia juga berjasa meningkatkan profesionalisme bulu tangkis dunia melalui pengenalan turnamen World Grand Prix serta hadiah uang tunai.

Suara.com - Mantan Presiden Badminton World Federation, Craig Reedie, meninggal dunia pada usia 84 tahun, Selasa. Ia dikenal sebagai sosok kunci yang berperan besar dalam membawa bulu tangkis masuk ke program Olimpiade.

Dalam pernyataan resminya, BWF menyampaikan duka mendalam atas kepergian Reedie, yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Kehormatan Seumur Hidup. Ia dikenang sebagai figur berpengaruh dalam tata kelola olahraga global, termasuk melalui kiprahnya di International Olympic Committee dan World Anti-Doping Agency.

“Sir Craig adalah sosok yang membuka pintu Olimpiade untuk bulu tangkis. Saat menjabat Presiden IBF (sekarang BWF), ia memperjuangkan agar bulu tangkis masuk program Olimpiade dan hal itu terwujud pada Olimpiade Barcelona 1992,” kata Presiden BWF, Khunying Patama Leeswadtrakul.

Ia menambahkan bahwa kontribusi Reedie terus berlanjut bahkan setelah tidak lagi menjabat, dengan tetap aktif memberikan masukan bagi perkembangan bulu tangkis dunia.

“Setiap pemain bulu tangkis yang pernah tampil di Olimpiade memiliki jejak kontribusi Sir Craig di dalamnya. Ia juga selalu siap memberikan nasihat dan dukungan bagi olahraga ini,” ujarnya.

Sebelum berkarier sebagai administrator, Reedie merupakan atlet bulu tangkis yang pernah mewakili Skotlandia dan Britania Raya di berbagai ajang internasional. Setelah pensiun, ia aktif dalam organisasi bulu tangkis dan turut mengembangkan berbagai turnamen internasional.

Pada 1981, Reedie menjadi presiden termuda International Badminton Federation (IBF) di usia 40 tahun. Di bawah kepemimpinannya, bulu tangkis resmi diakui sebagai cabang olahraga Olimpiade oleh IOC pada 1985, yang kemudian memulai debutnya di Olimpiade Barcelona 1992.

Ia juga melakukan pendekatan langsung kepada Presiden IOC saat itu, Juan Antonio Samaranch, dengan mengundangnya ke final Kejuaraan Dunia IBF 1983, yang menjadi salah satu langkah penting menuju pengakuan tersebut.

Selain itu, Reedie berperan dalam mendorong profesionalisme bulu tangkis dengan membuka peluang bagi atlet untuk menerima hadiah uang, serta memperkenalkan rangkaian turnamen World Grand Prix yang menjadi cikal bakal BWF World Tour.

baca juga

Setelah menjadi anggota IOC pada 1994, Reedie terus berkontribusi dalam Gerakan Olimpiade, termasuk sebagai direktur panitia penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade London 2012.

Presiden IOC, Kirsty Coventry, menyebut Reedie sebagai sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan olahraga.

“Kontribusinya terhadap Olimpiade, sportivitas, dan pengembangan atlet di seluruh dunia akan terus dikenang,” kata Coventry.

Sementara itu, Presiden World Athletics, Sebastian Coe, juga memberikan penghormatan dengan menyebut Reedie sebagai mentor dan penasihat berpengalaman dalam dunia olahraga internasional.

BWF menegaskan bahwa warisan Reedie akan terus hidup melalui perjalanan bulu tangkis di Olimpiade, serta nilai integritas dan profesionalisme yang ia tanamkan dalam olahraga dunia.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026

Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026

Sport | Rabu, 08 April 2026 | 11:10 WIB

Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032

Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032

Sport | Senin, 16 Maret 2026 | 10:09 WIB

Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026

Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026

Sport | Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:04 WIB

Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026

Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026

Sport | Sabtu, 28 Februari 2026 | 12:49 WIB

6 Lomba Olimpiade Online yang Terkurasi Puspresnas, Resmi dan Terpercaya

6 Lomba Olimpiade Online yang Terkurasi Puspresnas, Resmi dan Terpercaya

Lifestyle | Kamis, 26 Februari 2026 | 14:57 WIB

Bayang-bayang Berlin 1936, Jerman Tetap Pertimbangkan Bidding Tuan Rumah Olimpiade 2036

Bayang-bayang Berlin 1936, Jerman Tetap Pertimbangkan Bidding Tuan Rumah Olimpiade 2036

Bola | Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

×