facebook

MotoGP 2022 Berlanjut di Mugello, Berikut Statistiknya

Rully Fauzi
MotoGP 2022 Berlanjut di Mugello, Berikut Statistiknya
Ilustrasi balapan MotoGP Italia di Sirkuit Mugello. [AFP]

MotoGP Italia siap digelar akhir pekan ini.

Suara.com - Sirkuit Mugello di Italia menggelar Grand Prix untuk pertama kalinya pada 1976 ketika Barry Sheene memenangi balap kelas 500cc dengan margin 0,1 detik di depan Phil Read.

Layout Sirkuit Mugello pada dasarnya tak mengalami perubahan sejak debutnya, yang mana panjang lintasannya adalah 5,245km.

Akhir pekan ini, dalam seri lanjutan MotoGP 2022, akan menjadi Grand Prix ke-36 di Mugello, termasuk 29 balapan secara beruntun yang digelar pada 1991 hingga 2019.

Misano adalah sirkuit lain yang pernah menjadi tuan rumah Grand Prix Italia (1991 dan 1993), dan Mugello menggelar GP Nations (1976, 1978, 1985) dan GP San Marino (1982, 1984, 1991, 1993).

Baca Juga: MotoGP Italia 2022: Fabio Quartararo Siap Pertahankan Dominasi di Mugello

Valentino Rossi menjadi pebalap yang merasakan kesuksesan terbanyak di Mugello dengan sembilan kali kemenangan, tujuh di antaranya di kelas MotoGP.

Jorge Lorenzo di peringkat kedua dengan enam kemenangan kelas MotoGP, mengalahkan Mick Doohan yang enam kali menang di kelas 500cc.

Kemenangan terakhir Honda di kelas premier di Mugello dipersembahkan oleh Marc Marquez pada 2014 dari pole position.

Sedangkan Yamaha terakhir kali merasakan podium teratas di Mugello lewat kemenangan Fabio Quartararo pada 2021 dari pole position.

Yamaha mengantongi 13 kemenangan, termasuk lima kemenangan beruntun Valentino Rossi dari 2004 hingga 2008 dan lima dominasi Jorge Lorenzo pada 2011,2012, 2013, 2015 dan 2016.

Baca Juga: Jelang MotoGP Italia 2022, Aprilia Yakin Bisa Raih Hasil Positif dan Bersaing dengan Fabio Quartararo

Pada 2016, Lorenzo mengalahkan Marquez dengan margin hanya 0,019 detik, menjadikannya finis peringkat delapan terketat dalam kelas premier.

Pada 2019, Danilo Petrucci mempersembahkan kemenangan keempat kelas MotoGP bagi Ducati di Mugello, mengikuti jejak Casey Stoner (2009), Andrea Dovizioso (2017, pebalap pertama asal Italia yang menang di Italia menggunakan motor Italia di kelas premier), dan Jorge Lorenzo (2018).

Suzuki telah dua kali meraih kemenangan kelas premier lewat Barry Sheene (1976) dan Kevin Scwantz (1992). Sedangkan hasil terbaik Suzuki di era MotoGP adalah P3 Joan Mir pada 2021.

Sedangkan hasil terbaik KTM di Mugello adalah P2 Miguel Oliveira pada 2021.

Aprilia pernah finis terbaik P3 lewat Jeremy McWilliams pada 2000. Sedangkan finis P7 Aleix Espargaro tahun lalu menjadi hasil terbaik Aprilia di Mugello pada era MotoGP yang dimulai pada 2002.

Loris Capirossi menjadi pebalap lainnya asal Italia selain Rossi, Dovizioso dan Petrucci yang mengambil trofi kemenangan kelas premier di Mugello, ketika pada 2000 di balap 500cc ia mengalahkan rival senegara Max Biaggi dan Rossi, keduanya terjatuh di lomba.

Delapan pebalap berbagi kemenangan di Mugello sejak 2002 dimulai oleh Rossi (7), Lorenzo (6), Dani Pedrosa, Stoner, Marquez, Doviziozo, Petrucci, dan Quartararo yang masing-masing meraih satu kemenangan.

Setelah Qatar dan Amerika Serikat, Enea Bastianini meraih kemenangan ketiganya musim ini di Prancis demi enam poin lebih dekat ke puncak klasemen yang masih dipegang Quartararo (102 poin). Aleix Espargaro membayangi di peringkat dua dengan jarak empat poin dari sang pebalap Prancis.

Di GP Italia, rookie Marco Bezzecchi akan menjalani start GP ke-100 dalam kariernya.

Bezecchi masih memimpin klasemen rookie musim ini dengan keunggulan 19 poin atas Darryn Binder (6), Fabio Di Giannantonio (3) dan Remy Gardner (3). Raul Fernandez menjadi satu-satunya rookie yang belum finis dengan poin musim ini.

[Antara]

Komentar