facebook

Mabuk saat Berkendara, Francesco Bagnaia Minta Maaf setelah Kecelakaan: Saya Sebetulnya Bukan Tukang Minum

Cesar Uji Tawakal
Mabuk saat Berkendara, Francesco Bagnaia Minta Maaf setelah Kecelakaan: Saya Sebetulnya Bukan Tukang Minum
Pembalap tim Ducati Lenovo Italia Francesco Bagnaia melambai tangan kepada penonton usai merebut pole position di MotoGP Jerman di sirkuit balap Sachsenring, pada 18 Juni 2022. Ronny Hartmann / AFP

Begini permintaan maaf dari rekan setim Jack Miller tersebut.

Suara.com - Mobil Bagnaia mengalami kecelakaan dan keluar dari jalan pada Selasa (5/6/2022) pagi. Sebuah surat kabar lokal, Periodico de Ibiza, menerbitkan foto-foto kecelakaan itu.

Dilansir dari Crash, pembalap Ducati ini mengatakan bahwa dirinya berpesta sesaat sebelum kecelakaan tersebut.

"Tadi malam saya berada di Ibiza bersama teman-teman saya untuk pesta selama istirahat dari MotoGP ini.

"Kami merayakan dan bersulang bersama untuk kemenangan saya di GP Belanda."

Baca Juga: Analis Perkirakan Kedigdayaan Tesla di Pasar Mobil Listrik Amerika Bakal Rampung pada 2025

Setelah selesai berpesta, rekan setim Jack Miller tersebut bertolak pada pukul tiga pagi, sebelum akhirnya mengalami insiden tunggal.

Pebalap Ducati Team, Francesco Bagnaia menjuarai MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (1/5/2022) malam WIB. [JORGE GUERRERO / AFP]
Pebalap Ducati Team, Francesco Bagnaia menjuarai MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (1/5/2022) malam WIB. [JORGE GUERRERO / AFP]

"Ketika saya meninggalkan disko pada jam 3 pagi, saya menghadapi bundaran ketika saya berakhir dengan roda depan di selokan, tanpa melibatkan kendaraan atau orang lain," lanjut pembalap yang duduk di peringkat empat klasemen tersebut.

Ia meminta maaf, dan mengatakan bahwa sebetulnya ia bukan orang yang kerap menenggak minuman keras.

"Namun, tes alkohol yang dilakukan oleh polisi menemukan bahwa kadar alkohol dalam darah lebih tinggi daripada yang diizinkan oleh hukum Spanyol. Saya minta maaf atas apa yang terjadi. Saya sebetulnya bukan tukang minum-minum, dan itu adalah kecerobohan serius yang seharusnya tidak terjadi," tutur pembalap yang akrab disebut Pecco ini.

"Saya meminta maaf kepada semua orang, dan saya dapat meyakinkan Anda bahwa saya telah mempelajari pelajaran saya. Jangan pernah berkendara setelah minum alkohol. Terima kasih."

Baca Juga: Rutin Ganti Busi Mobil Bakal Bikin Pemakaian Bensin Lebih Irit

Garda Sipil dan polisi setempat menemukannya di tempat kejadian. Dia memiliki hasil positif 0,87 pada tes breathalyser, menurut laporan, yang melebihi batas hukum. Pembalap Ducati itu sedang berlibur di Ibiza saat jeda pertengahan musim MotoGP.

Komentar