Kisah Agrippina Prima, Raja Tarkam yang Pensiun dari Bulu Tangkis Dunia karena Match Fixing

Arief Apriadi

Kamis, 07 September 2023 | 16:44 WIB
Kisah Agrippina Prima, Raja Tarkam yang Pensiun dari Bulu Tangkis Dunia karena Match Fixing
Pebulu tangkis Agrippina Prima. [Dok. Instagram/@gragri_]

Suara.com - Mengenang kisah Agrippina Prima, pebulu tangkis Indonesia yang terpaksa pensiun dari bulu tangkis dunia karena terlibat match fixing atau pengaturan skor pertandingan. Kini, dia menjadi raja tarkam alias antar kampung.

Agrippina Prima awalnya muncul sebagai salah satu pemain ganda putra berbakat Indonesia, bahkan berhasil menjuarai beberapa turnamen internasional.

Anak dari pebulu tangkis Sigit Pamungkas ini sempat menggebrak di awal-awal kariernya kala berpasangan Marcus Fernaldi Gideon saat berhasil menjuarai Singapore International pada 2012.

Lalu, Agrippina juga mampu menembus banyak final turnamen BWF International dengan pasangan lainnya seperti Ricky Karanda Suwardi hingga Frank Kurniawan.

Tak cukup sampai di situ, Agrippina juga mampu merengkuh sukses di nomor ganda campuran kala berpasangan dengan Apriani Rahayu di Indonesia International pada 2016.

Pebulu tangkis Agrippina Prima. [Dok. Instagram/@gragri_]
Pebulu tangkis Agrippina Prima. [Dok. Instagram/@gragri_]

Kiprahnya tersebut membuat nama Agrippina melambung tinggi. Apalagi gaya bermainnya yang kaya akan trik kerap merepotkan lawan-lawannya.

Nahas, perjalanan Agrippina di kancah bulu tangkis dunia harus terhenti dan memaksanya pensiun dari dunia tepok bulu internasional.

Agrippina harus pensiun dari bulu tangkis internasional karena kasus Match Fixing atau pengaturan skor yang membuatnya mendapat hukuman dari Federasi Bulu Tangkis Dunia atau BWF.

Kronologi Match Fixing Agrippina Prima

baca juga

Pada 2021 lalu, BWF menjatuhkan hukuman kepada delapan pebulu tangkis Indonesia akibat kasus Match Fixing, di mana salah satunya adalah Agrippina Prima.

Agrippina divonis melakukan Match Fixing selama periode substansial hingga 2019, saat ia dan para pebulu tangkis lainnya berkompetisi di ajang internasional level bawah.

Selain Agrippina, ada pula nama-nama seperti Hendra Tandjaya, Ivandi Danang, Androw Yunanto, Putri Sekartaji, Mia Mawarti, Fadilla Afni, dan Aditiya Diwantoro.

BWF menyebut mereka semua mengatur dan memanipulasi pertandingan serta perjudian di dalam olahraga bulu tangkis.

Akibat vonis itu, Agrippina mendapat hukuman berupa skorsing selama enam tahun dan denda sekitar Rp98 juta oleh BWF.

Agrippina yang mendapat vonis itu pun memberikan pembelaan bahwa dirinya tak terlibat sama sekali dalam pertandingan yang terindikasi Match Fixing.

Ia menceritakan kronologinya, di mana Agrippina berkenalan dengan Hendra Tandjaya (HT) di Vietnam Open 2017. Usai berkenalan ia dimintai nomor telepon oleh yang bersangkutan.

Setelahnya, Agrippina dihubungi oleh HT tersebut yang memintanya agar mengalah di sebuah pertandingan dengan iming-iming uang Rp13 juta. Tawaran itu kemudian ditolaknya.

Apesnya, HT kemudian ditangkap oleh BWF beberapa hari kemudian dan saat Handphone-nya digeledah, terdapat obrolannya dengan Agrippina, yang membuatnya pun otomatis terseret.

Meski mengaku tak terlibat, Agrippina merasa dirinya membuat kesalahan, yakni tak melaporkan HT ke BWF setelah ditawari untuk mengalah, sehingga dirinya terseret.

Dari versi lainnya, Agrippina mengaku hanya akan mentraktir HT di restoran cepat saji apabila Dionysius Hayom Rumbaka yang ia jagokan menang atas pebulu tangkis Jepang.

Tapi ternyata, pilihan Agrippina ini dimasukkan oleh HT ke rekening perjudian online yang membuat namanya terseret dalam kasus Match Fixing tersebut.

Kini, nama Agrippina lebih dikenal sebagai Raja Tarkam di Tanah Air karena kiprahnya yang banyak menghibur masyarakat di berbagai daerah.

Kontributor: Felix Indra Jaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Skandal Paling Heboh di Dunia Bulu Tangkis, No.3 Seret Atlet Indonesia

7 Skandal Paling Heboh di Dunia Bulu Tangkis, No.3 Seret Atlet Indonesia

Sport | Kamis, 07 September 2023 | 15:49 WIB

Atlet Bulu Tangkis Indonesia Percaya Diri Hadapi Indonesia Masters 2023

Atlet Bulu Tangkis Indonesia Percaya Diri Hadapi Indonesia Masters 2023

Sport | Senin, 04 September 2023 | 16:50 WIB

Ganda Putra Dunia yang Naik Peringkat Usai BWF World Championships 2023

Ganda Putra Dunia yang Naik Peringkat Usai BWF World Championships 2023

Your Say | Jum'at, 01 September 2023 | 10:45 WIB

Terkini

Review Serial Ted Lasso Season 2: Kehangatan Komedi yang Menyentuh Jiwa

Review Serial Ted Lasso Season 2: Kehangatan Komedi yang Menyentuh Jiwa

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Pengamen Terobos Mikrotrans Kampung Melayu, Transjakarta Ingatkan Larangan Keras di Seluruh Armada

Pengamen Terobos Mikrotrans Kampung Melayu, Transjakarta Ingatkan Larangan Keras di Seluruh Armada

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:51 WIB

IHSG Tembus Lagi Level 6.000, Saham GOTO Kembali Melonjak

IHSG Tembus Lagi Level 6.000, Saham GOTO Kembali Melonjak

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:50 WIB

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Singgung Argentina, Justin Hubner Kirim Pesan untuk Suporter Timnas Indonesia Jelang Final

Singgung Argentina, Justin Hubner Kirim Pesan untuk Suporter Timnas Indonesia Jelang Final

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam

Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Ada Helikopter dan Pesawat, Ini Daftar Aset Mewah yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Motor BGN

Ada Helikopter dan Pesawat, Ini Daftar Aset Mewah yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Motor BGN

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:45 WIB

×