KOI akan Sanksi Atlet Bulu Tangkis yang Terbukti Terlibat Pengaturan Skor

Irwan Febri Suara.Com
Kamis, 02 Oktober 2025 | 15:27 WIB
KOI akan Sanksi Atlet Bulu Tangkis yang Terbukti Terlibat Pengaturan Skor
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari saat melakukan sesi wawancara eksklusif dengan Suara.com di Kantor NOC Indonesia, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Ketua KOI Raja Sapta Oktohari menegaskan atlet bulu tangkis Indonesia yang terbukti terlibat match fixing akan dikenakan sanksi.

  • KOI dan PBSI akan berkoordinasi sebelum menentukan langkah tegas, sambil menunggu kejelasan dasar tuduhan terhadap tujuh atlet.

  • Oktohari menekankan pengaturan skor tidak boleh terjadi di olahraga manapun dan harus ditindak serius agar tidak terulang.

Suara.com - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi kepada atlet bulu tangkis Tanah Air yang terbukti terlibat dalam praktik pengaturan skor.

"Kami akan duduk bersama PBSI untuk menentukan langkah bersama. Jika memang ada pelanggaran, tentu akan ada sanksi," ujar Raja Sapta Oktohari di Jakarta, Kamis.

Pernyataan tersebut menanggapi mencuatnya dugaan kasus pengaturan skor yang menyeret tujuh atlet bulu tangkis Indonesia, tiga di antaranya merupakan pemain nasional, sedangkan sisanya berasal dari klub.

"Pasti akan ada tindak lanjut terkait tuduhan match fixing. Namun, saat ini kami masih berprasangka baik karena belum mengetahui secara pasti dasar tuduhan tersebut," tambahnya.

Jika hasil investigasi membuktikan adanya kesalahan, maka keputusan terkait jenis sanksi akan diputuskan setelah berkoordinasi dengan Pengurus Pusat PBSI.

Oktohari menekankan bahwa pengaturan skor adalah tindakan yang tidak bisa ditoleransi dalam dunia olahraga, baik di bulu tangkis maupun cabang lain.

Menurutnya, perlu ada ketegasan yang disepakati bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga, KOI, serta seluruh induk cabang olahraga agar praktik curang semacam ini tidak terulang.

Ia juga mengingatkan bahwa tata kelola olahraga nasional selalu menjadi perhatian organisasi olahraga tingkat internasional seperti Komite Olimpiade Asia, Komite Olimpiade Internasional, hingga federasi olahraga dunia.

Oleh karena itu, setiap dugaan match fixing di Indonesia wajib segera direspons dan ditangani secara serius oleh pihak terkait.

Baca Juga: Dari Komunitas hingga Anak Berkebutuhan Khusus, Coaching Clinic Bulu Tangkis Perkuat Talenta Muda

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI