Sempat Tegang Lawan Malaysia, Putri KW Mulus ke Semifinal Berkat 'Healing' Singkat

Arief Apriadi

Jum'at, 12 Desember 2025 | 15:49 WIB
Sempat Tegang Lawan Malaysia, Putri KW Mulus ke Semifinal Berkat 'Healing' Singkat
Putri Kusuma Wardani di SEA Games 2025. (Dok. PBSI)
baca 10 detik
  • Putri Kusuma Wardani melaju ke semifinal tunggal putri SEA Games 2025 setelah mengalahkan wakil Malaysia.
  • Kemenangan dua gim langsung diraih di Gymnasium Thammasat University, Pathum Thani, pada hari Kamis.
  • Istirahat satu hari pasca final beregu menjadi kunci pemulihan fisik dan mental Putri sebelum bertanding.

Suara.com - Pebulu tangkis andalan Indonesia, Putri Kusuma Wardani, sukses mengamankan satu tempat di babak semifinal tunggal putri SEA Games 2025.

Kepastian ini didapat setelah Putri menumbangkan wakil Malaysia, Karupathevan Letshanaa, di Gymnasium Thammasat University, Pathum Thani, Kamis.

Kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-13 menjadi bukti kesiapan fisik sang unggulan pertama.

Keuntungan waktu istirahat satu hari karena mendapat bye di babak sebelumnya ternyata menjadi kunci utama performa apiknya.

Putri mengaku memanfaatkan jeda tersebut untuk memulihkan kondisi fisik dan mental pasca bertarung habis-habisan di final beregu.

“Punya waktu istirahat satu hari kemarin cukup menguntungkan karena punya waktu untuk set ulang pikiran dan badannya,” kata Putri usai pertandingan.

Ia menyadari adanya penurunan kondisi setelah nomor beregu, sehingga waktu luang digunakan untuk recovery dan sedikit menyegarkan pikiran.

“Kemarin setelah final beregu terasa ada penurunan kondisi, jadi selain tetap latihan saya juga gunakan untuk recovery dan refreshing sedikit,” tambahnya.

Meski menang straight game, Putri tak menampik bahwa dirinya sempat merasakan ketegangan saat baru memasuki lapangan pertandingan.

baca juga

Perasaan gugup tersebut mengingatkannya pada momen saat menghadapi pebulu tangkis Myanmar, Thet Thar Thuzar, di nomor beregu sebelumnya.

“Untuk keseluruhan main tadi, sebenarnya di luar lapangan itu normal saja tapi pas masuk ke lapangan hampir sama rasanya kayak waktu lawan Thet Thar Thuzar pertama di beregu, ada sedikit ketegangan,” ujarnya.

Tantangan di lapangan kian berat karena Letshanaa tampil cukup solid dan bermain aman sehingga sulit untuk dimatikan.

Strategi lawan yang membatasi bola-bola atas memaksa Putri untuk berpikir keras mencari celah poin.

“Dia bermain cukup safe dan tidak gampang mati. Dia juga sudah membatasi bola-bola atas saya,” ungkap Putri.

Lawan juga menerapkan taktik menarik Putri ke area belakang lapangan sebelum melancarkan serangan mematikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Terkini Skuad Timnas Indonesia U-22 Jelang Partai Hidup Mati Kontra Myanmar

Kondisi Terkini Skuad Timnas Indonesia U-22 Jelang Partai Hidup Mati Kontra Myanmar

Bola | Jum'at, 12 Desember 2025 | 15:35 WIB

Lolos ke Semifinal SEA Games 2025, Garuda Muda Harus Ucapkan Terima Kasih kepada Vietnam!

Lolos ke Semifinal SEA Games 2025, Garuda Muda Harus Ucapkan Terima Kasih kepada Vietnam!

Your Say | Jum'at, 12 Desember 2025 | 14:49 WIB

Belajar Kalah dari Filipina, Indra Sjafri Diprediksi Pasang Taktik Mematikan Lawan Myanmar

Belajar Kalah dari Filipina, Indra Sjafri Diprediksi Pasang Taktik Mematikan Lawan Myanmar

Bola | Jum'at, 12 Desember 2025 | 14:24 WIB

Menunggu Trio Rafael Struick, Rayhan Hannan dan Mauro Zijlstra Bantai Myanmar Lagi

Menunggu Trio Rafael Struick, Rayhan Hannan dan Mauro Zijlstra Bantai Myanmar Lagi

Bola | Jum'at, 12 Desember 2025 | 13:52 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×