Timnas Voli Putra Indonesia Gagal Pertahankan Medali Emas Beruntun di SEA Games 2025

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 19 Desember 2025 | 20:31 WIB
Timnas Voli Putra Indonesia Gagal Pertahankan Medali Emas Beruntun di SEA Games 2025
Ekspresi kegembiraan Rivan Nurmulki dan kawan-kawan setelah pastikan tiket babak semifinal cabang olah raga voli putra SEA Gamess 2025 (kemenpora.go.id)
baca 10 detik
  • Timnas Voli Putra Indonesia meraih medali perak SEA Games 2025 usai kalah dari Thailand.

  • Kekalahan dramatis 2-3 dialami Indonesia dalam laga final di Indoor Stadium Huamark.

  • Thailand resmi memutus rekor juara tiga kali beruntun yang sebelumnya dipegang tim Indonesia.

Suara.com - Pertarungan puncak cabang olahraga bola voli putra pada ajang SEA Games 2025 akhirnya resmi berakhir.

Timnas Voli Putra Indonesia harus menerima kenyataan membawa pulang medali perak setelah melakoni laga final yang melelahkan.

Berlaga di Indoor Stadium Huamark pada Jumat malam, skuat Merah Putih menyerah dengan skor tipis 2-3.

Hasil akhir pertandingan ini tercatat dengan angka ketat (20-25, 25-16, 23-25, 25-23, 11-14) untuk keunggulan lawan.

Kekalahan ini sekaligus mengakhiri ambisi Indonesia untuk mempertahankan dominasi emas di kancah Asia Tenggara.

Perjuangan Awal di Set Pertama

Thailand memulai inisiasi serangan lebih dulu dengan mencuri keunggulan cepat dua angka pada awal set pertama.

Indonesia tidak tinggal diam dan segera memberikan tekanan hingga skor menjadi imbang dua sama.

Momentum penyama kedudukan tersebut lahir berkat kesalahan koordinasi pemain lawan serta servis maut dari Tedi Oka Syahputra.

baca juga

Aksi saling kejar poin terus berlanjut hingga papan skor menunjukkan angka kembar 5-5 di pertengahan laga.

Dukungan penuh suporter tuan rumah nampaknya memberikan energi tambahan bagi Thailand untuk memimpin 8-5.

Upaya Mengejar Ketertinggalan Skor

Pasukan Merah Putih berusaha keras menipiskan selisih angka menjadi 7-9 demi menjaga asa kemenangan.

Hendra Kurniawan menunjukkan kelasnya dengan smes tajam yang membuat skor merapat ke angka 11-12.

Tekanan Indonesia semakin menjadi-jadi saat Fahry Septian Putratama melakukan serangan dari lini belakang yang berbuah poin.

Skor kembali berimbang 12-12 namun Thailand merespons dengan serangan balik yang sangat efektif.

Tuan rumah kembali menjauh dengan selisih tiga angka pada kedudukan 18-15 hingga memasuki poin kritis.

Kebangkitan Indonesia di Set Kedua

Meskipun Rivan Nurmulki sempat memperkecil skor menjadi 18-21, Thailand sukses menutup set pertama dengan skor 25-20.

Memasuki gim kedua, intensitas permainan anak asuh pelatih Indonesia meningkat secara drastis sejak menit awal.

Dominasi total ditunjukkan skuat Garuda dengan memimpin sangat jauh pada kedudukan 10-2 atas tim Gajah Putih.

Keunggulan tersebut semakin melebar menjadi 17-7 berkat variasi serangan yang sulit dibaca oleh blok lawan.

Para pemain Indonesia tampil sangat percaya diri dan terus menekan tanpa memberikan ruang bagi lawan bernapas.

Konsistensi Serangan Skuat Garuda

Jasen Natanael Kilanta menjadi motor serangan yang membawa Indonesia memimpin sangat nyaman 22-12.

Pukulan keras dari Rivan Nurmulki kembali menjadi momok bagi pertahanan Thailand hingga skor menyentuh 23-13.

Indonesia akhirnya berhasil mengamankan gim kedua dengan kemenangan telak 25-16 atas sang rival bebuyutan.

Hasil ini membuat kedudukan set besar menjadi imbang 1-1 dan meningkatkan tensi pertandingan di stadion.

Memasuki gim ketiga, Thailand kembali menemukan ritme permainan terbaiknya setelah sempat tertekan di set sebelumnya.

Drama Poin Krusial Hingga Akhir

Pertarungan di set ketiga berlangsung sangat ketat hingga Indonesia harus menyerah tipis dengan skor 23-25.

Pada gim keempat, Indonesia kembali menunjukkan mental baja dengan memimpin perolehan angka sejak awal dimulai.

Ketegangan memuncak saat Thailand berhasil mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan menjadi 22-22.

Rivan Nurmulki dan rekan-rekan berhasil menjaga ketenangan dan merebut set keempat dengan kemenangan 25-23.

Keberhasilan di set keempat tersebut memaksa pertandingan berlanjut ke babak penentuan atau set kelima.

Pada set penentu, Thailand langsung tancap gas dan meninggalkan Indonesia dengan keunggulan cukup jauh 6-3.

Hendra Kurniawan sempat memberikan harapan melalui blok poin yang membuat skor menjadi 4-6 untuk Indonesia.

Meskipun tertinggal 9-12, servis ace dari Rivan sempat membangkitkan asa untuk membalikkan keadaan di poin akhir.

Upaya keras tersebut membawa Indonesia mendekat 11-13, namun smes keras dari Anurak menghentikan perlawanan Garuda.

Thailand menutup gim kelima dengan skor 15-12 sekaligus memastikan raihan medali emas di hadapan publik sendiri.

Berakhirnya Rekor Juara Beruntun

Kekalahan ini membuat Indonesia gagal melanjutkan tradisi medali emas yang sudah diraih dalam tiga edisi terakhir.

Sebelumnya, tim putra Indonesia merupakan penguasa bola voli Asia Tenggara pada tahun 2019, 2021, dan 2023.

Thailand sukses mematahkan rekor tersebut dan kembali berdiri di podium tertinggi olahraga voli SEA Games.

Meski hanya meraih perak, perjuangan maksimal telah ditunjukkan oleh seluruh penggawa timnas voli Indonesia malam ini.

Para pendukung tetap memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi atlet yang telah berjuang hingga set terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angkat Topi untuk Perahu Naga, Raih 4 Emas di SEA Games 2025

Angkat Topi untuk Perahu Naga, Raih 4 Emas di SEA Games 2025

Sport | Jum'at, 19 Desember 2025 | 19:58 WIB

BOOM! Medali Emas Indonesia di SEA Games 2025 Cetak Rekor

BOOM! Medali Emas Indonesia di SEA Games 2025 Cetak Rekor

Sport | Jum'at, 19 Desember 2025 | 17:52 WIB

Tumbangkan Thailand di Final, Timnas Voli Pantai Indonesia Jaga Tradisi Emas SEA Games

Tumbangkan Thailand di Final, Timnas Voli Pantai Indonesia Jaga Tradisi Emas SEA Games

Sport | Jum'at, 19 Desember 2025 | 17:19 WIB

Terkini

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya

Sport | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:57 WIB

Mandalika Kembali Jadi Panggung MotoGP 2026, Indonesia Incar Efek Besar Pariwisata

Mandalika Kembali Jadi Panggung MotoGP 2026, Indonesia Incar Efek Besar Pariwisata

Sport | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:31 WIB

Alex Marquez Berpeluang Comeback di MotoGP Ceko 2026, Tunggu Hasil Pemeriksaan Medis

Alex Marquez Berpeluang Comeback di MotoGP Ceko 2026, Tunggu Hasil Pemeriksaan Medis

Sport | Kamis, 18 Juni 2026 | 05:35 WIB

Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia

Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia

Sport | Kamis, 18 Juni 2026 | 05:10 WIB

Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting

Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting

Sport | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:15 WIB

Klasemen Moto3 Junior 2026: Kiandra Ramadhipa Tempel Puncak usai Menang di Estoril

Klasemen Moto3 Junior 2026: Kiandra Ramadhipa Tempel Puncak usai Menang di Estoril

Sport | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:24 WIB

Daftar 12 Wakil Indonesia di Macau Open 2026, Ubed dan Anthony Ginting Absen

Daftar 12 Wakil Indonesia di Macau Open 2026, Ubed dan Anthony Ginting Absen

Sport | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:10 WIB

Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026

Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026

Sport | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:51 WIB

Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung

Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung

Sport | Senin, 15 Juni 2026 | 23:20 WIB

NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026

NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026

Sport | Senin, 15 Juni 2026 | 10:14 WIB