ASEAN Para Games 2025: Kontingen Indonesia Tiba di Nakhon Ratchasima, Langsung Geber Latihan

Ronald Seger Prabowo | Suara.com

Jum'at, 16 Januari 2026 | 21:11 WIB
ASEAN Para Games 2025: Kontingen Indonesia Tiba di Nakhon Ratchasima, Langsung Geber Latihan
Kontingen Indonesia yang berkekuatan 290 atlet langsung menggeber latihan sehari setelah tiba di Nakhon Ratchasima, Thailand, yang bakal menjadi lokasi utama penyelenggaraan ASEAN Para Games 2025. [Dok NPC Indonesia]
  • Kontingen Indonesia berisi 290 atlet tiba di Bangkok pada 15 Januari 2026, kemudian langsung menuju Nakhon Ratchasima untuk latihan perdana.
  • Tim sepak bola cerebral palsy fokus melakukan *conditioning* dan adaptasi lapangan rumput tipis menjelang ASEAN Para Games 2025.
  • Tim basket kursi roda akan segera menyesuaikan lapangan dan klasifikasi, menargetkan medali perak dalam pertandingan yang akan datang.

Suara.com - Kontingen Indonesia yang berkekuatan 290 atlet langsung menggeber latihan sehari setelah tiba di Nakhon Ratchasima, Thailand, yang bakal menjadi lokasi utama penyelenggaraan ASEAN Para Games 2025.

Dibagi dalam dua kloter, kontingen Indonesia telah mendarat di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Kamis (15/1/2026).

Kloter pertama tiba pada pukul 08.15 waktu setempat, sedangkan rombongan kedua mendarat pada pukul 15.45. Masing-masing kloter kemudian melanjutkan perjalanan darat sekitar empat jam menuju wilayah Nakhon Ratchasima.

Rasa lelah yang timbul setelah melewati perjalanan yang panjang tak menyurutkan semangat para atlet untuk memaksimalkan persiapan. Sebab, beberapa cabor langsung menggelar sesi latihan untuk memulihkan kondisi kebugaran para atlet.

Salah satu cabor yang langsung menyambangi venue pertandingan adalah sepak bola cerebral palsy. Pelatih tim sepak bola cerebral palsy Indonesia, Yanuar Dhuma Ardhiyanto, menjelaskan timnya sengaja melakukan dua sesi latihan pada hari Jumat (16/1/2026).

“Dengan kondisi pemain yang kelelahan karena perjalanan jauh, hari ini kami mencoba melakukan conditioning. Tadi pagi pun kami sudah melakukan latihan ringan, supaya otot-otot para pemain lebih lemas. Latihan sesi sore ini sudah oke,” kata Yanuar saat ditemui di Nakhon Ratchasima Rajabhat University Stadium, Jumat (16/1/2026) sore.

Yanuar menyebut, timnya masih memiliki beberapa hari sesi latihan menjelang laga perdana. Tim pelatih juga akan merancang periodisasi latihan agar para pemain bisa mencapai performa puncak.

“Untuk kebugaran, kami hanya tinggal meningkatkan sedikit lagi untuk mencapai level puncak. Setelah itu, kami akan fokus ke aspek taktik dengan mempertimbangkan skema permainan lawan di ASEAN Para Games 2025 ini,” ujar Yanuar.

“Sejauh ini, semua dalam kondisi sehat. Tidak ada pemain yang mengalami cedera. Jadi, kami bisa menurunkan komposisi skuat yang utuh. Insya Allah, tim Indonesia akan berjuang dengan kekuatan penuh di ajang ini,” tambahnya.

Sementara itu, kapten tim sepak boal cerebral palsy Indonesia, Yahya Hernanda, menegaskan kesiapan rekan-rekannya untuk bertempur di ASEAN Para Games 2025.

“Insya Allah kami siap untuk melahap latihan berikutnya hingga hari pertandingan. Persiapan para pemain saat ini sudah sangat maksimal. Kami sudah bisa beradaptasi dengan lapangan yang akan digunakan sebagai venue pertandingan,” ujar Yahya.

Gelandang kelahiran Martapura, 26 November 1996, itu menyebut, timnya melahap sesi latihan passing. Hal ini bertujuan untuk beradaptasi dengan kondisi rumput Nakhon Ratchasima Rajabhat University Stadium yang juga menjadi venue pertandingan di ASEAN Para Games 2025.

“Selain untuk beradaptasi dengan lapangan, passing exercise Ini bertujuan untuk mengukur aliran bola kami, apakah aliran bolanya enak atau sulit. Kami memang sedikit terkendala dengan kondisi rumput yang tipis ini. Ini membuat bola lebih sulit untuk dikontrol,” kata alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari, Banjarmasin itu.

Selain tim sepak bola cerebral palsy, tim basket kursi roda juga langsung menggelar latihan di Center Point Hotel Terminal 21 Nakhon Ratchasima Thailand. Latihan ini pun berfokus pada pengembalian kebugaran seluruh atlet.

"Besok (Sabtu) kita sudah memulai latihan untuk penyesuaian lapangan dan juga proses klasifikasi sebelum masuk ke nomor pertandingan pertama, three on three di tanggal 19 Januari dan setelah itu nomor five on five," ungkap pelatih tim basket kursi roda Indonesia, Salim Nurjadin.

Salim memastikan masa persiapan yang telah dijalani selama pemusatan latihan berjalan maksimal. Tim pelatih akan memanfaatkan waktu tersisa untuk memantapkan performa terbaik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Skuad Garuda Kebagian Jamu Vietnam

Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Skuad Garuda Kebagian Jamu Vietnam

Bola | Jum'at, 16 Januari 2026 | 20:30 WIB

Pindah Excelsior, Kans Miliano Jonathans Jadi Starter Sangat Besar

Pindah Excelsior, Kans Miliano Jonathans Jadi Starter Sangat Besar

Bola | Jum'at, 16 Januari 2026 | 20:15 WIB

Legenda Sassuolo Puji Setinggi Langit Performa Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes

Legenda Sassuolo Puji Setinggi Langit Performa Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes

Bola | Jum'at, 16 Januari 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga

Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga

Sport | Jum'at, 24 April 2026 | 22:00 WIB

Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026

Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026

Sport | Jum'at, 24 April 2026 | 19:55 WIB

Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1

Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1

Sport | Jum'at, 24 April 2026 | 19:46 WIB

Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C

Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C

Sport | Jum'at, 24 April 2026 | 19:40 WIB

Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026

Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026

Sport | Jum'at, 24 April 2026 | 12:55 WIB

Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026

Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026

Sport | Jum'at, 24 April 2026 | 12:42 WIB

Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan

Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan

Sport | Kamis, 23 April 2026 | 18:11 WIB

Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026

Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026

Sport | Kamis, 23 April 2026 | 18:02 WIB

Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026

Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026

Sport | Kamis, 23 April 2026 | 17:24 WIB

Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field

Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field

Sport | Kamis, 23 April 2026 | 12:06 WIB