- Pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menargetkan bisa melaju jauh di Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Senayan.
- Meski berhasil menembus BWF World Tour Finals 2025 dan peringkat 9 dunia tahun lalu, Felisha menilai performa mereka masih berada di level menengah dan belum memuaskan.
- Target utama pasangan ini di tahun 2026 adalah menembus peringkat 5 besar dunia dan melengkapi koleksi gelar juara turnamen Super Series secepat mungkin.
Suara.com - Atmosfer Istora Gelora Bung Karno kembali memanas seiring dimulainya turnamen bergengsi Indonesia Masters 2026 yang menjadi panggung pembuktian bagi para pebulu tangkis Tanah Air.
Pasangan ganda campuran andalan tuan rumah, Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, menegaskan kesiapan mereka untuk tampil habis-habisan di hadapan ribuan pendukung sendiri.
Datang dengan status unggulan keenam, pasangan muda ini memiliki misi besar untuk memperbaiki catatan prestasi mereka di tahun yang baru.
Felisha secara terbuka mengungkapkan optimisnya melihat peluang dalam bagan pertandingan turnamen level BWF World Tour Super 500 kali ini.
"Melihat drawing di Indonesia Master tahun ini, saya harap, sih, bisa melaju jauh," tanggap Felisha kepada awak media di Istora Gelora Bung Karno, Senin (19/1).
Perjalanan mereka di babak pertama masih menunggu pemenang dari fase kualifikasi, sebuah situasi yang memberi sedikit waktu ekstra untuk mematangkan strategi.
Felisha menyadari bahwa ambisi besar yang mereka usung tahun ini membutuhkan kerja keras dan mentalitas baja di setiap pertandingan.
"Dengan target saya dan Jafar yang besar di tahun ini, pastinya juga bukan perjuangan yang mudah yang harus kita lewatin," katanya.
Fokus utama pasangan ini adalah menjaga konsistensi permainan tanpa terpengaruh oleh siapa pun lawan yang akan dihadapi di lapangan.
Baca Juga: Malaysia Open 2026: Alwi Farhan Bidik Start Bagus Awal Tahun
"Tapi saya berharap gimana pun drawing-nya, gimana pun kondisinya, saya bisa tetap fokus pada goals awal dan bisa mencapai hasilnya terbaik untuk Indonesia, sih," Felisha menambahkan.
Evaluasi terhadap performa tahun lalu yang berhasil menembus BWF World Tour Finals 2025 dan peringkat sembilan dunia menjadi landasan pijakan mereka saat ini.
Felisha menilai pencapaian tersebut sebagai hasil yang moderat, tidak terlalu mengecewakan namun juga belum sepenuhnya memuaskan hasrat juara mereka.
"Dibilang bagus (atau) memuaskan juga nggak, tapi dibilang jelek juga nggak, ya ada di tengah-tengah," ujarnya mengevaluasi kinerja masa lalu.
Kini, target yang dicanangkan Jafar/Felisha jauh lebih spesifik dan ambisius demi mengerek posisi tawar ganda campuran Indonesia di mata dunia.
Mereka bertekad untuk mendobrak dominasi papan atas dengan menembus peringkat lima besar dunia secepat mungkin.