- Indonesia meraih predikat juara umum Thailand Masters 2026 dengan menyabet empat gelar juara dan dua runner-up, hasil dari program regenerasi 2025.
- Kabid Binpres PBSI Eng Hian menetapkan tahun 2026 sebagai "Tahun Prestasi" dengan target bersaing di level Super 500 ke atas.
- Kesuksesan ini menjadi modal awal persiapan jangka panjang PBSI menuju kualifikasi Olimpiade yang akan dimulai pada Mei 2027.
Suara.com - Dominasi total ditunjukkan oleh tim bulu tangkis Indonesia yang sukses keluar sebagai juara umum pada ajang Thailand Masters 2026, Minggu (2/2).
Membawa pulang empat gelar juara dan dua posisi runner-up dari turnamen BWF World Tour Super 300 ini, PBSI menilai hasil tersebut sebagai indikator keberhasilan program regenerasi yang telah dibangun sepanjang tahun 2025.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah puncak, melainkan langkah awal dari misi yang lebih besar di tahun 2026.
Sesuai arahan Ketua Umum PBSI, tahun ini telah ditetapkan sebagai "Tahun Prestasi", di mana para atlet muda tidak lagi hanya sekadar mencari pengalaman, tetapi dituntut untuk mendulang gelar di level yang lebih tinggi.
"Prestasi di awal tahun 2026 ini merupakan hasil dari program pembinaan tahun 2025, di mana PBSI memfokuskan diri pada program regenerasi," ungkap Eng Hian di Jakarta, Senin (2/2).
Eng Hian menekankan bahwa target selanjutnya adalah peningkatan capaian prestasi, khususnya pada turnamen level Super 500 ke atas.
Langkah ini dinilai krusial sebagai bagian dari peta jalan (roadmap) persiapan menuju kualifikasi Olimpiade yang akan dimulai pada Mei 2027 mendatang.
Empat gelar yang diraih di Thailand dipersembahkan oleh kombinasi pasangan baru dan pemain muda yang sedang naik daun, yakni Fadia/Tiwi (Ganda Putri), Bagas/Leo (Ganda Putra), Adnan/Indah (Ganda Campuran), dan Muhammad Zaki Ubaidillah (Tunggal Putra).
PBSI memastikan evaluasi dan peningkatan program akan terus dilakukan agar prestasi yang diraih di Thailand tidak bersifat sementara, melainkan berkelanjutan.