- Jakarta Pertamina Enduro mengalahkan Jakarta Electric PLN tiga set langsung pada Proliga di Malang, Jawa Timur.
- Kunci kemenangan Pertamina Enduro adalah fokus, kestabilan permainan, dan servis agresif yang mematikan.
- Electric PLN mengakui kelemahan pada penerimaan bola pertama menjadi faktor kekalahan mereka dari lawan.
Suara.com - Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0 di Proliga, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
Jakarta Pertamina Enduro tampil dominan saat menghadapi Jakarta Electric PLN Mobile pada lanjutan Proliga yang berlangsung di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, Kamis malam.
Tim asuhan Bulent Karslioglu menang telak tiga set langsung dengan skor 25-13, 25-21, 25-17.
Kemenangan ini diraih lewat permainan konsisten sejak awal laga hingga set penentuan. Pertamina Enduro mampu menjaga ritme dan meminimalkan kesalahan sendiri, sementara lawan justru kerap tertekan oleh servis agresif.
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu, menilai kunci kemenangan timnya terletak pada fokus dan kestabilan permainan di setiap set.
Menurutnya, tidak ada perbedaan mencolok dari set pertama hingga ketiga. Para pemain menjalankan instruksi dengan disiplin meski Electric PLN terus berusaha memberi perlawanan.
“Sebenarnya tidak ada yang berbeda dari set pertama, kedua, sampai ketiga. Electric bukan tim biasa, mereka berusaha untuk menang. Tapi kami tetap fokus dan akhirnya bisa menang,” ujar Bulent dalam konferensi pers usai pertandingan.
Ia menyoroti efektivitas servis sebagai senjata utama timnya. Beberapa kali servis keras para pemain Pertamina Enduro langsung menghasilkan poin atau memaksa lawan melakukan kesalahan.
Strategi itu, lanjut Bulent, memang sudah dipersiapkan sebelumnya, termasuk penguatan dalam aspek receive dan block untuk meredam serangan balik Electric PLN.
Baca Juga: Jadwal dan Link Streaming Proliga 2026 Malam Ini: Adu Keras Pertamina Enduro vs Electric PLN
Salah satu pemain andalan Pertamina Enduro, Yana Shcherban, turut menegaskan pentingnya kekompakan tim dalam meraih kemenangan ini.
Ia menyebut atmosfer positif di dalam tim serta dukungan suporter menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.
“Kalau kami menang sebagai tim, kalau kami kalah juga sebagai tim,” kata Shcherban.
Menurutnya, kebersamaan dan komunikasi antarpemain membuat permainan tim lebih padu, terutama dalam situasi-situasi krusial.
Di kubu lawan, Asisten Pelatih Jakarta Electric PLN Mobile, Alim Suseno, mengakui timnya sebenarnya mampu mengimbangi permainan Pertamina Enduro dalam beberapa fase.
Namun, kelemahan pada penerimaan bola pertama (receive) menjadi titik lemah yang dimanfaatkan dengan baik oleh lawan.