- Daniil Medvedev menjadi juara Dubai Tennis Championships 2026 karena Tallon Griekspoor mundur akibat cedera hamstring.
- Medvedev kini menghadapi kendala meninggalkan Dubai sebab semua penerbangan dihentikan akibat memanasnya situasi geopolitik Timur Tengah.
- Situasi mencekam terjadi setelah serangan militer AS dan Israel terhadap Iran memicu serangan balasan rudal di kawasan tersebut.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari ajang Dubai Tennis Championships 2026.
Petenis Rusia, Daniil Medvedev, keluar sebagai juara tanpa harus memainkan partai final setelah lawannya, Tallon Griekspoor, mundur akibat cedera hamstring.
Namun, drama tak berhenti di lapangan. Dilansir dari The Mirror, Medvedev kini justru berupaya meninggalkan Dubai setelah seluruh penerbangan dihentikan menyusul memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Griekspoor sejatinya dijadwalkan menghadapi Medvedev pada final yang digelar pukul 15.00 waktu setempat.
Sayangnya, cedera hamstring memaksanya menarik diri hanya beberapa jam sebelum pertandingan dimulai.
Sebelumnya, petenis Belanda itu tampil heroik saat menyingkirkan Andrey Rublev dengan skor 7-5, 7-6, meski sudah terlihat kesulitan bergerak karena cedera.
Medvedev pun dinyatakan sebagai juara tanpa bertanding di partai puncak. Meski diuntungkan situasi, ia tetap menunjukkan sikap sportif.
“Bukan cara yang saya inginkan untuk memenangkan final. Semoga cedera @Griekii tidak terlalu parah dan saya mendoakan pemulihan yang cepat,” tulis Medvedev di media sosial.
Sebelum drama final terjadi, Medvedev tampil impresif. Ia menyingkirkan unggulan teratas asal Kanada, Felix Auger-Aliassime, dengan skor meyakinkan 6-4, 6-2 di semifinal.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
“Empat pertandingan yang luar biasa. Saya merasa bermain semakin baik di setiap laga, dan hari ini adalah performa terbaik,” ujar Medvedev usai laga semifinal.
Situasi berubah mencekam ketika seluruh penerbangan di Bandara Internasional Dubai (DXB) dan Al Maktoum International (DWC) dihentikan sementara.
Penutupan ini terjadi setelah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah menyusul serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang memicu aksi balasan berupa serangan rudal di sejumlah wilayah.
Ledakan dilaporkan terdengar di Dubai dan Abu Dhabi.
Bahkan, otoritas pertahanan Uni Emirat Arab mengonfirmasi adanya korban sipil akibat serpihan rudal yang jatuh di kawasan permukiman.
Perwakilan Medvedev menyebut pihaknya tengah berupaya mencari jalan keluar agar sang petenis bisa meninggalkan Dubai tepat waktu menuju Amerika Serikat.
Sementara itu, petenis Denmark Holger Rune yang berada di Doha, Qatar, sempat membagikan video intersepsi rudal dari kejauhan.
Rune memastikan dirinya dalam kondisi aman.
“Doha hari ini. Kami semua aman,” tulisnya melalui unggahan video.