- Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, memimpin klasemen sementara Formula 1 2026 dengan koleksi 131 poin setelah meraih empat kemenangan beruntun.
- Antonelli mencatat sejarah sebagai pembalap termuda yang memimpin klasemen, meski ia tetap fokus menjaga performa dan menghindari rasa jemawa.
- Selanjutnya, Antonelli akan menghadapi tantangan konsistensi dalam mempertahankan posisi puncak klasemen pada seri GP Monako tanggal 5-7 Juni 2026.
Suara.com - Pembalap muda Kimi Antonelli menegaskan masih terlalu dini untuk membicarakan peluangnya meraih gelar juara dunia Formula 1 2026, meski saat ini memimpin klasemen sementara.
Pembalap Mercedes itu tampil sensasional sepanjang musim dengan mencatatkan empat kemenangan balapan beruntun dan kini menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara dunia.
"Saya rasa masih terlalu dini untuk membicarakan hal itu. Tentu saja sekarang saya memiliki keunggulan poin, tetapi itu tidak berarti saya bisa santai atau semuanya menjadi lebih mudah," kata Antonelli, dikutip dari Formula 1.
"Sebaliknya, saya harus terus menjaga performa dan mempertahankan jarak tersebut karena itu tidak akan mudah," lanjutnya.
Antonelli saat ini berada di puncak klasemen dengan koleksi 131 poin hasil empat kemenangan dan lima podium. Ia unggul cukup jauh dari rekan setimnya, George Russell, yang menempati posisi kedua dengan 81 poin.
Meski memiliki keunggulan 50 poin, pembalap asal Italia itu belum merasa aman. Menurutnya, para rival terus menunjukkan perkembangan signifikan dari seri ke seri.
"Pesaing semakin dekat dan George juga sangat cepat. Jadi saya hanya ingin fokus pada diri sendiri, menikmati balapan, dan berusaha mengemudi secepat mungkin," ujar Antonelli.
Antonelli juga mencatat sejarah sebagai pembalap termuda yang pernah memimpin klasemen sementara Formula 1. Namun, ia memilih untuk tetap membumi dan tidak terlena dengan pencapaiannya sejauh ini.
Setelah awal musim yang impresif, Antonelli akan menghadapi tantangan berikutnya pada seri keenam musim ini, yaitu GP Monako yang dijadwalkan berlangsung pada 5-7 Juni 2026. Balapan di sirkuit jalan raya legendaris tersebut diprediksi menjadi salah satu ujian terbesar bagi konsistensinya dalam menjaga posisi puncak klasemen.