- Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengalahkan unggulan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, pada babak 16 besar Indonesia Open 2026.
- Kemenangan tersebut membawa Raymond/Joaquin menyusul Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi melaju ke perempat final turnamen Super 1000.
- Dukungan suporter di Istora Senayan menjadi motivasi utama kedua pasangan Indonesia untuk menaklukkan lawan dalam pertandingan sengit.
Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia menunjukkan tajinya di Istora Senayan melalui aksi luar biasa Raymond Indra/Nikolaus Joaquin serta Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Kamis (4/6/2026).
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sukses menciptakan kejutan dengan menumbangkan unggulan ketiga asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, pada babak 16 besar Indonesia Open 2026.
Kemenangan ini sekaligus memastikan Raymond/Joaquin menyusul langkah senior mereka, Sabar/Reza, yang lebih dulu mengamankan tiket perempat final turnamen BWF Super 1000 tersebut.
Misi Underdog Guncang Unggulan Ketiga
Bertanding di hadapan publik sendiri pada Kamis (4/6/2026), pasangan yang akrab disapa RayJo itu tampil penuh determinasi sejak awal laga.
Raymond mengaku tidak menyangka bisa menang dua gim langsung menghadapi mantan juara dunia tersebut.
"Yang pastinya enggak nyangka bisa menang dua game langsung, soalnya kan mereka pemain yang sangat berpengalaman di level atas, sempat tertinggal satu-dua... Ya strateginya sih yang paling penting fokus poin-poinnya aja. Satu poin, satu poin, satu poin, cepat-cepetan poin aja gitu," kata Raymond.
Magis Suporter Istora Senayan
Atmosfer legendaris Istora Senayan kembali terbukti menjadi pemain ke-12 yang mampu mengguncang mental lawan sekaligus membakar semangat atlet tuan rumah.
Nikolaus Joaquin mengaku sangat terbantu dengan gemuruh teriakan "Ea! Ea!" yang menggema dari seluruh penjuru tribun.
"Yang paling kerasa di sayanya itu dari crowd-nya sih, Mas. Dari kemarin aja menurut saya udah rame, tapi puji Tuhan hari ini makin rame lagi. Itu ngebuat saya dan Raymond juga makin berambisi lagi bermainnya, dan puji Tuhan tadi bisa bermain dengan lancar," kata Joaquin di Istora Senayan, Jakarta.
Raymond menambahkan bahwa atmosfer Istora Senayan yang penuh sorak-sorai membuat mereka bermain dengan nyaman, yang secara tak langsung memengaruhi performa di lapangan.
"Yang pasti nyaman banget ya main di sini. Banyak suporter, banyak pendukung, orang tua juga datang, keluarga juga datang. Jadi aman banget."
Sebelum aksi heroik RayJo, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani lebih dulu memuaskan dahaga kemenangan publik tuan rumah.
Mereka berhasil mengandaskan perlawanan wakil China, Huang Di/Liu Yang, melalui pertarungan sengit tiga gim dengan skor 21-15, 17-21, dan 21-17.
Kedua pasangan ini kini memikul harapan besar untuk menjaga tradisi prestasi sektor ganda putra Indonesia di rumah sendiri.
Tantangan Berat Menanti di Perempat Final
Perjuangan dua wakil ganda putra Indonesia dipastikan semakin berat saat memasuki babak delapan besar.
Raymond/Joaquin sudah ditunggu pasangan tangguh asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
Sementara itu, Sabar/Reza akan menghadapi pemenang laga antara pasangan Taiwan, He Zhi-wei/Huang Jui-hsuan, dan wakil China, Chen Boyang/Liu Yi.
Indonesia Open 2026 merupakan turnamen elite level BWF World Tour Super 1000 yang memperebutkan poin penting untuk peringkat dunia.
Perjalanan RayJo dan Sabar/Reza menjadi sangat krusial bagi sektor ganda putra Indonesia setelah sejumlah pasangan unggulan Merah Putih harus terhenti lebih awal.