Indonesia kalah dramatis 2-3 dari Vietnam (25-18, 22-25, 18-25, 25-19, 13-15) pada laga lanjutan AVC Cup Women 2026 di Filipina.
Manajer Luciana Taroreh menilai tim telah kembali ke performa terbaiknya dan menunjukkan semangat juang luar biasa sepanjang pertandingan.
Ketenangan Vietnam pada poin-poin krusial menjadi faktor penentu yang membuat Indonesia gagal mengamankan kemenangan di set kelima.
Faktor Ketenangan Jadi Kunci Kemenangan Vietnam
Luciana menilai pengalaman bertanding Vietnam di level internasional menjadi faktor pembeda saat memasuki poin-poin krusial pada set terakhir.
"Vietnam lebih tenang pada momen-momen krusial. Itu menjadi bukti mental juara mereka yang mampu keluar dari tekanan," ungkap mantan bintang voli Indonesia era 1980-an tersebut.
Meski gagal meraih kemenangan, penampilan impresif ini dianggap sebagai respons positif setelah Indonesia menelan kekalahan telak dari Kazakhstan pada laga sebelumnya.
Indonesia sebelumnya harus menyerah tiga set langsung dari Kazakhstan dengan skor identik 19-25 pada setiap set.
Kebangkitan saat menghadapi Vietnam diharapkan menjadi suntikan motivasi tambahan bagi seluruh penggawa timnas voli putri Indonesia untuk meraih hasil maksimal pada laga-laga berikutnya.
Modal Positif untuk Sisa Turnamen
Turnamen AVC Cup Women 2026 di Filipina menjadi ajang penting bagi Indonesia untuk memetakan kekuatan voli putri di level Asia.
Skuad Merah Putih mengawali turnamen dengan hasil positif lewat kemenangan 3-1 atas Iran pada pertandingan pembuka.
Dengan catatan satu kemenangan dan dua kekalahan, persaingan memperebutkan posisi terbaik di klasemen grup masih terbuka lebar bagi Garuda Pertiwi, demikian Antara.