- Bogor Hornbills mencetak sejarah dengan meraih gelar juara IBL 2026 usai mengalahkan Pelita Jaya Jakarta 64-61 pada gim kelima final.
- Travin Thibodeaux menjadi pemain terbaik Hornbills dengan torehan 22 poin, 11 rebound, dan sembilan assist.
- Gelar ini merupakan trofi IBL pertama dalam sejarah Bogor Hornbills sejak bergabung di kompetisi pada 2022 sekaligus mengakhiri dominasi Pelita Jaya di partai final.
Suara.com - Bogor Hornbills mencetak sejarah baru di kancah bola basket nasional setelah meraih gelar juara Indonesian Basketball League (IBL) 2026 untuk pertama kalinya.
Gelar perdana tersebut dipastikan usai tim asuhan Cesar Camara menumbangkan Pelita Jaya Jakarta dengan skor tipis 64-61 pada gim kelima final IBL 2026.
Kemenangan dramatis di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta, pada Minggu malam membuat Bogor Hornbills menutup seri final best-of-five dengan keunggulan 3-2.
Sepanjang seri final, Bogor Hornbills menunjukkan mental juara dengan memenangi gim kedua, keempat, dan laga penentuan kelima.
Travin Thibodeaux Jadi Pembeda

Pemain asing Travin Thibodeaux tampil sebagai bintang kemenangan Hornbills lewat torehan nyaris triple-double, yakni 22 poin, 11 rebound, dan sembilan assist.
Sejak kuarter pertama, Hornbills langsung menekan pertahanan Pelita Jaya melalui permainan agresif Stephaun Branch di area paint.
Efektivitas penyelesaian akhir membuat tim tamu mampu membuka jarak dan menutup babak pertama dengan keunggulan 45-31.
Kontribusi tembakan tiga angka dari Kaleb Wesson dan David Nuban juga menjadi faktor penting yang membawa Hornbills terus menjaga keunggulan.
Pelita Jaya Bangkit, Hornbills Tetap Tenang
Memasuki babak kedua, pelatih Pelita Jaya, David Singleton, mengubah strategi dengan menerapkan pertahanan man-to-man full court press.
Perubahan tersebut sempat membuahkan hasil. Pelita Jaya berhasil memangkas ketertinggalan menjadi 46-53 pada akhir kuarter ketiga.
Kehadiran Jeff Withey di bawah ring juga membuat para pemain Hornbills beberapa kali kesulitan menembus pertahanan lawan.
Memasuki enam menit terakhir kuarter keempat, pertandingan semakin menegangkan saat skor berubah menjadi 57-54.
Taktik Cesar Camara Antar Hornbills Juara
Menghadapi tekanan tersebut, Cesar Camara kembali memasukkan David Nuban untuk menjaga ritme serangan tim.
Kedua tim tampil disiplin pada menit-menit akhir sehingga perolehan angka berjalan ketat hingga peluit panjang berbunyi.
Pelita Jaya sempat memiliki peluang pada penguasaan bola terakhir. Namun, pertahanan solid Bogor Hornbills berhasil mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir.
Di kubu Pelita Jaya, Perrin Buford sebenarnya tampil impresif dengan membukukan 18 poin, 11 rebound, dan sembilan assist. Namun, performanya belum mampu menyelamatkan tim dari kekalahan.
Gelar Perdana Sejak Berdiri
Keberhasilan ini mengakhiri penantian panjang Bogor Hornbills sejak pertama kali berkompetisi di IBL pada 2022.
Sementara itu, kekalahan menjadi pukulan bagi Pelita Jaya yang sebelumnya selalu tampil di enam final IBL secara beruntun sejak 2021.
Gelar juara IBL 2026 sekaligus menandai lahirnya kekuatan baru di bola basket nasional. Prestasi ini diharapkan menjadi momentum positif bagi perkembangan ekosistem basket di Bogor dan sekitarnya.