- Sebanyak delapan dari sebelas wakil Indonesia mengamankan status unggulan pada ajang Kejuaraan Dunia BWF 2026.
- Turnamen prestisius tersebut dijadwalkan berlangsung tanggal 17 hingga 23 Agustus mendatang di New Delhi, India.
- Skuad Indonesia membawa misi penting untuk mengakhiri puasa gelar juara dunia yang sudah berlangsung selama tujuh tahun.
Suara.com - Para pencinta bulu tangkis Tanah Air menaruh harapan besar pada skuad Merah Putih untuk mengakhiri puasa gelar juara dunia yang telah berlangsung selama tujuh tahun.
Harapan itu mendapat modal setelah Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi merilis daftar unggulan Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India.
Sebanyak delapan dari total 11 wakil Indonesia berstatus unggulan. Posisi tersebut secara matematis memberikan keuntungan dalam pengundian bagan pertandingan.
Fajar/Fikri Jadi Ujung Tombak Ganda Putra
![Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mempertahankan gelar China Open 2026 setelah mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Kemenangan ini diharapkan memicu kebangkitan ganda putra Indonesia. [PBSI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/26/26095-fajar-alfianmuhammad-shohibul-fikri.jpg)
Sektor ganda putra kembali menjadi salah satu tumpuan utama setelah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menempati unggulan kedua.
Fajar/Fikri meraih posisi tersebut setelah tampil impresif dengan menjuarai Japan Open dan China Open 2026 secara beruntun.
Unggulan pertama sektor ganda putra ditempati pasangan Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae.
Menariknya, Kim/Seo merupakan pasangan yang dikalahkan Fajar/Fikri pada dua final turnamen yang mereka menangi sebelumnya.
Selain Fajar/Fikri, Indonesia juga menempatkan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani sebagai unggulan kesembilan.
Duet muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin turut mengamankan status unggulan ke-12.
Jonatan, Alwi, dan Putri Jadi Andalan
Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie menyandang status unggulan ketiga.
Jonatan berada di bawah unggulan pertama asal China, Shi Yu Qi, dan wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn.
Pebulu tangkis muda Alwi Farhan juga masuk daftar unggulan dengan menempati posisi ke-11.
Sementara itu, Putri Kusuma Wardani menjadi satu-satunya wakil Indonesia berstatus unggulan di tunggal putri. Ia menempati posisi keenam.
Putri datang ke India dengan modal kepercayaan diri setelah meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 2025 di Paris.
Pada sektor ganda putri, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menempati unggulan ke-12.
Satu tingkat di bawahnya, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyandang status unggulan ke-13.
Tiga Wakil Non-Unggulan Siap Jadi Kuda Hitam
Selain delapan wakil unggulan, Indonesia mengirimkan tiga pasangan atau pemain non-unggulan yang berpotensi menjadi kuda hitam.
Mereka adalah tunggal putri Thalita Ramadhani Wiryawan serta dua ganda campuran, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.
Kejuaraan Dunia BWF 2026 akan berlangsung pada 17-23 Agustus di New Delhi, India.
Skuad Merah Putih membawa misi memperbaiki pencapaian pada edisi 2025 yang minim medali sekaligus mengakhiri puasa gelar juara dunia.
Sebagai catatan, gelar juara dunia terakhir Indonesia dipersembahkan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss.