- Kontingen MMA Indonesia meraih lima emas, lima perak, dan lima perunggu di Putrajaya, Malaysia, pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026.
- Pencapaian finis di peringkat keempat Asia tersebut menjadi modal berharga bagi PERTACAMI dalam menghadapi turnamen Asian Games 2026 di Jepang.
- Tiga atlet nasional yaitu Gibran, Vallensia, dan Ananda telah dipersiapkan melalui pemusatan latihan intensif sejak bulan Maret lalu.
Suara.com - Kontingen MMA Indonesia sukses membawa pulang 15 medali dari ajang GAMMA Asian Championships 2026 sebagai modal berharga menuju Asian Games 2026.
Pasukan di bawah naungan Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PERTACAMI) itu finis di peringkat keempat klasemen akhir se-Asia.
Torehan lima medali emas, lima perak, dan lima perunggu di Putrajaya, Malaysia, membuktikan proses regenerasi petarung muda Tanah Air berjalan positif.
Turnamen yang berlangsung pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 tersebut mempertemukan atlet bela diri campuran dari berbagai negara di Asia.
Kontingen Merah Putih tampil kompetitif di sejumlah kategori, mulai dari junior, U-21, hingga senior.
Dominasi Petarung Merah Putih di Berbagai Kelas
![MMA Indonesia meraih 15 medali dan finis keempat di GAMMA Asian Championships 2026. Prestasi ini menjadi modal menuju Asian Games 2026 di Jepang. [Dok. Pertacami]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/04/95266-modal-tim-mma-indonesia-menuju-asian-games-2026.jpg)
Sorotan utama tertuju pada lima petarung yang sukses menyumbangkan medali emas di kelas masing-masing.
Dominic Gabriel Vincentio membuka keran emas Indonesia dari kategori Boys U-14 kelas 46 kg.
Tiga srikandi, Mutiara Pricilia Rori, Delvi Nurfadillah, dan Yusni Nurhayati Hutasoit, turut menyumbangkan medali emas dari sektor putri.
Jon Setiawan Saragih kemudian melengkapi raihan emas Indonesia dari kategori Men kelas 65,8 kg.
Ketua Umum PB PERTACAMI, Tommy Paulus Hermawan, menilai pencapaian tersebut merupakan cerminan positif dari program pembinaan atlet yang terstruktur.
"Perolehan 15 medali di tingkat Asia merupakan hasil yang sangat membanggakan bagi Indonesia," puji Tommy Paulus Hermawan.
"Lebih dari sekadar jumlah medali, kami melihat keberanian, disiplin, dan daya saing yang kuat dari para atlet ketika menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai negara," ujarnya.
"Prestasi ini menunjukkan bahwa atlet MMA amatir Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional," tambah Tommy.
Perjuangan Keras di Tengah Cedera