Sukabumi.suara.com - Cinta pertama itu memang sulit dilupakan. Buktinya, banyak orang, mungkin termasuk kamu, belum bisa melupakan sosok yang pertama kali bikin kamu merasakan yang namanya cinta. Benar nggak sih? Entah bahagia atau berakhir dengan luka, pokoknya cinta pertama itu sulit banget dilupakan. Kira-kira kenapa ya cinta pertama itu sulit dilupakan? Yuk cari tahu jawabannya sama-sama.
1. Pengalaman pertama
Alasan cinta pertama sulit dilupakan karena ini merupakan pengalaman pertama yang Anda lakukan. Ya, hal yang membedakan cinta pertama dengan cinta lainnya adalah efek sensasi “pengalaman pertamanya” saja.
Pasalnya, saat itu, Anda baru pertama kali merasakan cinta yang sesungguhnya. Akibatnya, segala sesuatu yang pertama kali Anda lakukan bersama Si Dia merupakan hal yang pertama kali terjadi dalam hidup Anda sehingga akan terus terpatri dalam hati dan ingatan.
Misalnya, Anda mungkin bisa ingat kapan pertama kali Anda bergandengan tangan, berpelukan, dan berciuman dengan cinta pertama. Nah, efek “pengalaman pertama” inilah yang membuat kenangan akan cinta pertama terasa sangat berkesan dan membuat Anda sulit melupakannya.
2. Kekuatan cinta pertama
Saat merasakan cinta untuk pertama kalinya, secara tiba-tiba kamu akan merasakan kepedulian atas orang lain dengan Anda sendiri bingung mendeskripsikannya. Kegembiraan dan ketakutan akan datang secara bersamaan saat itu. Ini tidak seperti apapun yang pernah Anda rasakan sebelumnya sehingga cinta pertama akan terus melekat di kepala Anda.
3. Penderitaan pertama
Patah hati pertama kali yang kita rasakan akan selalu membekas dalam hati.
Meski cinta pertama tak berlangsung lama, umumnya rasa patah hati yang dialami akan selalu teringat terlepas dari siapa yang memulai, mengakhiri, atau justru berujung pada hubungan baik.
Baca Juga: RAMENGVRL ft YUNG RAJA - MING LING | Lirik Lagu
4. Tulus dari hati
Bagi kebanyakan orang, cinta pertama mereka murni. Rasa yang mereka alami itu bebas dari manipulasi dan berkembang secara organik dari waktu ke waktu.
Ketulusan dan bebas dari niatan buruk itu membuatnya terasa semakin istimewa.
5. Memori yang terekam
Kenangan yang berkaitan dengan cinta pertama Anda bisa sewaktu-waktu datang kembali di masa kini. Misalnya, saat Anda melihat obyek, mendengar lagu, atau mencium aroma yang mungkin dirasa familiar dengan Si Dia.
Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Neuron, hal tersebut disebabkan oleh semua memori yang terekam pada saat Anda jatuh cinta sehingga akan terus disimpan dalam area sensorik otak. Terlebih saraf penciuman dan pendengaran terletak sangat dekat dengan amigdala.
Amigdala adalah organ kecil di dalam otak yang berbentuk menyerupai kacang. Organ tersebut mampu mengatur ingatan dan pengalaman yang berkaitan dengan emosi, baik itu rasa senang, sedih, dan takut.
Selain itu, saraf penciuman juga sangat dekat dengan hippocampus. Hippocampus adalah area di dalam otak yang bertanggung jawab terhadap respons perilaku dan emosi ketika mengingat kenangan yang eksplisit (dilakukan secara sadar) atau memori spasial (hubungan antara lokasi dengan objek referensi lain yang spesifik).