Bingung Kenapa Jalanan Dibuat Berkelok-kelok? Ini Alasannya

Sukabumi | Suara.com

Rabu, 31 Agustus 2022 | 08:32 WIB
Bingung Kenapa Jalanan Dibuat Berkelok-kelok? Ini Alasannya
Ilustrasi jalanan berkelok-kelok (Pixabay/pear0914)

Sukabumi.suara.com - Ada alasan khusus mengapa jalan di pegunungan dibuat berkelok-kelok. Pasti kalian menyadari tentang fakta ini. Jika sedang berkendara menuju ke wilayah pegunungan atau dataran tinggi, maka jalanan yang dilalui pasti berkelok-kelok. Walau dari sisi jangka waktu perjalanan menjadi lebih lama, tapi ada tujuan agar perjalanan di daerah pegunungan tetap aman. 

Jalanan yang dibuat berkelok-kelok pada jalur pegunungan, membuat kendaraan yang lewat, semakin mudah untuk melewatinya. Kendaraan bermotor, biasanya tidak mampu jika harus melewati tanjakan dalam waktu yang lama. Tenaga yang dikeluarkan kendaraan juga sama banyaknya, dengan jalan yang dibuat berkelok-kelok.

Pada perencanaan geometrik suatu jalan, yang dikedepankan adalah isu keselamatan. Jadi jalanan yang dibangun harus mampu melindungi penggunanya. Jalanan yang berkelok-kelok menggunakan prinsip kerja bidang miring.

Ketika landasan atau bidang yang akan dilewati landai,  maka tenaga yang dibutuhkan, untuk menuju puncaknya menjadi lebih kecil, begitu pula sebaliknya.

Jadi, kalau sedang menuju puncak dan jalanannya berliku, sebenarnya itu sudah dirancang untuk mempermudah perjalanan kita dan lebih aman. Walaupun terkadang membuat mual atau mabuk darat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa Alasan Tunjangan Profesi Guru Dihapus? Ini Penjelasan RUU Sisdiknas

Apa Alasan Tunjangan Profesi Guru Dihapus? Ini Penjelasan RUU Sisdiknas

News | Selasa, 30 Agustus 2022 | 17:39 WIB

Alasan Mengapa Kamu Selalu Jatuh Cinta pada Pria yang Salah

Alasan Mengapa Kamu Selalu Jatuh Cinta pada Pria yang Salah

| Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:19 WIB

Apa Alasan Pengacara Brigadir J Dilarang Masuk Area Rekonstruksi, Johnson Panjaitan Jawab Ini

Apa Alasan Pengacara Brigadir J Dilarang Masuk Area Rekonstruksi, Johnson Panjaitan Jawab Ini

| Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:00 WIB

5 Penyebab Munculnya Keraguan pada Pasangan di Tahap Awal Hubungan Asmara

5 Penyebab Munculnya Keraguan pada Pasangan di Tahap Awal Hubungan Asmara

Your Say | Selasa, 30 Agustus 2022 | 12:14 WIB

Terkini

7 Sepatu Lari Lokal Paling Nyaman untuk Persiapan Olahraga Libur Lebaran

7 Sepatu Lari Lokal Paling Nyaman untuk Persiapan Olahraga Libur Lebaran

Jakarta | Rabu, 20 Mei 2026 | 23:39 WIB

Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama

Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama

Kalbar | Rabu, 20 Mei 2026 | 23:26 WIB

Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha

Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha

Kalbar | Rabu, 20 Mei 2026 | 23:16 WIB

Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas

Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas

Kalbar | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:58 WIB

8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai

8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai

Jakarta | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:48 WIB

Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi

Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi

Sulsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:45 WIB

PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas

PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas

Sumsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:36 WIB

Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC

Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC

Sulsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:24 WIB