Sudah tak terhitung jumlahnya postingan terkait pemilik kendaraan yang memakirkan kendaraannya secara serampangan dan sembarangan. Tak sampai hanya diposting, tapi sebagian di antaranya bahkan viral hingga membuat malu sang pemilik kendaraan.
Lazimnya, ketika mobil parkir sembarangan, tentunya akan cukup mengganggu pengguna jalan lain. Terlebih jika dilakukan pada gang yang cukup sempit hingga menutup akses pengguna jalan lain, tentunya otomatis warga bakal emosi.
Tak sedikit dari warga memberikan efek jera bagi yang parkir sembarangan di jalan tersebut dengan memberikan pesan yang mengejutkan sang pemilik, seperti yang terlihat dalam sebuah unggahan akun Facebook Ilham Nurhafidz yang satu ini.
Dalam unggahan yang tak merinci lokasi kejadian tersebut, terlihat sebuah mobil yang diparkir secara sembarangan. Lalu, mobil tersebut dipenuhi tempelan kertas yang berisi tulisan sindiran yang cukup menohok dan pastinya bikin malu.
Berikut rentetan tulisan yang menempel pada mobil tersebut:
"Anda Parkir menginap merugikan hak kami pemilik rumah. Pasal 1365 KUHP,"
"Anda tidak punya adab! Parkir mengganggu hak kami."
"Segera pindah atau kami bertindak."
"Ini mobil siapa? Parkir menginap sangat mengganggu hak kami sebagai pemilik rumah."
Diduga tulisan-tulisan ini ditempel oleh salah seorang pemilik rumah yang akses keluar masuk tertutup oleh mobil yang terparkir itu.
Potret unggahan ini kemudian viral di media sosial dan mendapatkan respons dari warganet di kolom komentar.
"Kalo yang begini halal gak yah kalo dipindah posisi biar ban nya yg di atas," tulis @Den***.
"Ketimbang cape nulis ada TOA mesjid yg damagenya lebih ngena mbah. Umumin maka terkenal 1 dusun dah," beber @Hel***.
"Ini mah masi sopan Mbah. Kakak gejil dulu dicoret2 pake lipstik.tapi abis itu dia nyesel lipstiknya rusak gegara buat coret mobil," celetuk @ahm***.
"Harusnya disemprot air brush terus dikasih pakir," tulis @rav**.
Dari hasil unggahan ini kita bisa belajar, bahwa saling menghargai hak orang lain merupakan adab dasar yang harus dijunjung tinggi. Sembari mengingatkan sebuah pepatah lawas yang mengatakan ''Di mana bumi di pijak, di situ langit dijunjung''.