Sukabumi.suara.com - Dalam melaksanakan ibadah kita diharuskan bersih dari segala jenis hadas. Baik hadas besar ataupun hadas kecil.
Untuk membersihkan hadas kecil, kita perlu melakukan wudhu ataupun membersihkan bagian yang terkena najis. Sedangkan untuk membersihkan hadas besar, kita diwajibkan untuk melakukan mandi.
Adapun contoh hadas besar yang perlu dibersihkan yaitu; bagi perempuan saat selesai haid, setelah nifas (cairan yang keluar setelah melahirkan), setelah wiladah (cairan yang keluar saat melahirkan), ataupun saat cairan kelamin keluar setelah selesai berhubungan intim.
Sedangkan untuk pria, wajib mandi besar saat mengalami mimpi basah yang membuat cairan mani keluar, atau sebab lain yang dapat menyebabkan cairan tersebut keluar.
Bacaan Niat Mandi Wajib
Dalam melakukan mandi wajib terdapat beberapa bacaan doa, salah satunya niat mandi wajib setelah haid, niat mandi wajib setelah Junub (berhubungan suami istri), dan niat mandi wajib setelah nifas.
Adapun niat yang dibaca di antaranya:
Niat mandi wajib setelah mimpi basah atau junub:
"Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala"
Artinya: Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardu kerena Allah ta'ala.
Niat mandi wajib setelah haid:
"Nawaitul ghusla liraf'i hadatsil haidil lillahi Ta'aala."
Artinya: Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta'ala.
Niat mandi wajib setelah nifas:
"Nawaitul ghusla liraf'i hadatsin nifaasi lillahi Ta'aala."
Artinya: Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah Ta'ala.