- Indonesia menjadi tuan rumah kualifikasi Junior Soccer World Challenge 2026 melalui Agung Podomoro Land Cup di Jakarta.
- Turnamen berlangsung pada 5-7 Juni 2026 dengan format 7 lawan 7 bagi pemain kelahiran 2014 hingga 2015.
- Pemenang turnamen akan memperoleh tiket menuju kompetisi internasional di Jepang beserta fasilitas akomodasi perjalanan bagi seluruh tim.
Suara.com - Kesempatan besar kini terbuka bagi akademi dan sekolah sepak bola atau SSB Indonesia untuk tampil di level internasional.
Untuk pertama kalinya, ajang kualifikasi Asia Tenggara U-12 Junior Soccer World Challenge 2026 digelar di Indonesia melalui turnamen bertajuk Agung Podomoro Land Cup.
Turnamen bergengsi tersebut akan berlangsung di Stadion Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta, pada 5-7 Juni 2026. Ajang ini menjadi jalur resmi menuju U-12 Junior Soccer World Challenge 2026 di Chiba, Jepang.
Kompetisi tersebut dikenal sebagai salah satu turnamen sepak bola usia muda paling prestisius di Asia.
Setiap tahunnya, ajang itu diikuti akademi klub-klub elite dunia dan menjadi panggung lahirnya banyak talenta muda berbakat.

Sebanyak 24 tim dari Indonesia maupun luar negeri akan bersaing dalam format 7 lawan 7.
Tim terbaik nantinya berhak mendapatkan undangan resmi tampil di Jepang pada Agustus 2026 untuk menghadapi akademi-akademi top dunia.
Kehadiran kualifikasi di Indonesia menjadi momentum penting bagi perkembangan sepak bola usia dini Tanah Air.
Kini, SSB dan akademi lokal memiliki kesempatan lebih dekat untuk mengukur kemampuan pemain mereka di level internasional.
Tak hanya tiket menuju Jepang, panitia juga memberikan dukungan penuh bagi tim juara.
Fasilitas yang disiapkan meliputi tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Tokyo (Haneda), akomodasi, konsumsi, hingga transportasi domestik selama di Jepang. Dukungan itu berlaku untuk 18 pemain dan lima ofisial tim.
Turnamen akan berlangsung selama tiga hari menggunakan format fase grup dan babak gugur. Setiap peserta dijadwalkan memainkan enam pertandingan dengan durasi dua babak masing-masing 15 menit.
Kompetisi ini terbuka bagi pemain kelahiran 1 Januari 2014 hingga 31 Desember 2015. Sementara biaya pendaftaran ditetapkan sebesar USD250 per tim.
Ajang ini bukan sekadar turnamen usia dini biasa. Banyak pemain yang pernah tampil di kompetisi tersebut kini berkembang menjadi bintang dunia dan memperkuat tim nasional masing-masing.
Beberapa nama besar seperti Lamine Yamal, Takefusa Kubo, Gavi, Ansu Fati, hingga Xavi Simons pernah merasakan atmosfer kompetisi ini. Selain itu, akademi klub-klub elite Eropa seperti FC Barcelona, Manchester City, Liverpool, dan Arsenal juga rutin ambil bagian.