Bocah 10 Tahun Ini Dibully Karena Tak Bisa Bahasa Inggris di Sekolah Internasional

Sukabumi Suara.Com
Kamis, 15 September 2022 | 11:35 WIB
Bocah 10 Tahun Ini Dibully Karena Tak Bisa Bahasa Inggris di Sekolah Internasional
Ilustrasi Penganiayaan (Antara)

Sukabumi.suara.com – Tak bisa berbahasa Inggris ternyata berdampak dalam pertemanan. Seperti salah satu bocah laki-laki berusia 10 tahun ini yang mendapatkan perundungan karena tak bisa bahasa Inggris di sekolah internasional di Singapura.

Mengutip SuaraSumbar.id yang melansir Shin Min Daily News, Rabu (14/9/2022), selain dirundung, bocah 10 tahun ini juga banyak dianiaya hingga mendapatkan luka-luka di sejumlah bagian tubuhnya.

Ibu dari anak laki itu, Ma, yang melihat sebuah luka pada bagian wajah anaknya langsung melaporkan kepada polisi terkait insiden tersebut.

Polisi langsung bertindak tegas dan menyelediki laporan yang telah diajukan setelah dikonfirmasi.

Awal mula terjadinya intimidasi kepada Shin Min yaitu pada Agustus 2021.

Putranya — yang bersekolah di Canadian International School (CIS) — diejek oleh keempat siswa itu karena dia tidak bisa berbahasa Inggris.

Ma menemukan goresan lain di punggung putranya pada Februari tahun ini.

Namun putranya menghentikan Ma untuk mengeluh ke sekolah. Pada tanggal 3 Juni, teman sekelas yang mencakar putra Ma, mendorongnya ke dinding panjat yang menyebabkan dahinya bengkak.

Tak henti disitu saja, teman sekelasnya juga membuat bocah tersebut tersandung hingga membuat lutut dan sikunya terluka.

Baca Juga: OneRepublic I Aint Worried | Lirik Lagu

Pihak Ma akhirnya mendapatkan surat elektronik yang berisikan penjelasan dari pihak sekolah serta permintaan maaf dari orang tua teman sekelasnya. 

Tak hanya sekali melepas celana anak laki tersebut, ia diduga melepasnya 10 kali.

"Pada hari itu, intimidasi terus berlanjut, dengan empat teman sekelas menarik celana putra saya setidaknya sepuluh kali," kata Ma.

Banyak tempat yang ia dapati saat penganiayaan di sekolah tersebut antara lain ruang kelas, koridor, kantin, lapangan, dan pintu masuk toilet.

Ketika putra Ma bertanya mengapa anak laki-laki itu melakukan tindakan seperti itu, salah satu dari mereka terus meninju wajahnya berkali-kali selama sekitar tiga sampai lima menit, menyebabkan putra Ma berdarah.

Ma yang memutuskan untuk membuat laporan kepada polisi terkait adanya penganiayaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI