Sukabumi.suara.com - Akibat intensitas hujan yang sering menyebabkan tanah memperangkap air dengan baik, akibatnya kandungan air yang ada di dalam tanah meningkat. Hal tersebut dapat menyebabkan bencana alam seperti longsor. Salah satunya yaitu jalan penghubung di Desa Cikakak, Kabupaten Sukabumi yang amblas karena longsor.
Jalanan yang amblas berada di Kampung Cipinang RT 02/03, Desa Cileungsing, Kabupaten Sukabumi. Adapun jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara Desa Cireundang, Desa Margalaksana dan Desa Sirnarasa.
Jalanan yang amblas terlihat cukup besar karena memiliki panjang lubang sekitar 7 meter dengan lebar 3 meter dan kedalaman kurang lebih 3 meter. Kejadian tanah longsor tersebut terjadi pada Selasa (13/9/2022).
Dapat dipastikan tidak ada korban jiwa ataupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut. Hanya jalanan yang amblas tersebut mengganggu aktivitas para warganya, terang Aiptu Ridwan Arifin selaku Bhabinkamtibmas Desa Cileungsing.
Ridwan pun menjelaskan bahwa jalanan amblas yang terjadi di Desa Cileungsing karena tanah yang tidak stabil dan hujan yang turun terus menerus.
Muhammad Rizaludin selaku Sekretaris Desa Cileungsing mengatakan bahwa jalan amblas tersebut mengganggu arus lalu lintas masyarakat dan material longsoran menutup saluran Daerah Irigasi (DI) Sukawayana.
Daerah Irigasi Sukawayana sangat penting bagi warga karena itu merupakan saluran irigasi untuk warga Desa Cileungsing dan Desa Sukamaju.
Pemerintah Desa Cileungsing sudah melakukan kerja bakti untuk mengangkat material longsor dari saluran irigasi tersebut.
“Jalanannya masih belum ditutup, tapi untuk laporan kita sudah melapor ke PU. Dan diberi tanda hanya bahwa ada lubang atau dihalangi kayu dan bambu,” ujarnya.
Baca Juga: Galau! Reza Arap Selingkuh, Wendy Walters Singgung di Media Sosial
Sumber: sukabumiupdate.com