Sukabumi.suara.com – Umumnya setiap orang berdagang untuk mencari nafkah dan mendapat keuntungan. Tapi lain hal dengan seorang kakek penjual es tape di Malang, yang belakangan viral di media sosial Twitter.
Kakek yang dimaksud merupakan seorang penjual es tape legend, yang cerita berjualannya dibagikan oleh salah satu pengguna Twitter bernama @Widino, pada Sabtu (17/9/2022).
Menurut keterangannya, Kakek yang diketahui bernama Pak Jum tersebut sudah berjualan sejak tahun 1970-an. Namun, dalam menjajakan dagangannya ia menetapkan harga tetap dan tak pernah naik, yakni sebesar Rp2.000.
“Es tapenya enak bgt, legend, cuma 2ribu, si bapaknya ramah, gw kaya dianggap anaknya pas foto bareng” tulis pemilik akun, sambil membagikan foto dirinya bersama penjual es yang dimaksud.
Diketahui pula jika penjual es tersebut sebenarnya sudah beberapa kali disarankan untuk menaikkan harga. Namun, dirinya mengaku menolak hal tersebut dengan alasan yang tak terduga.
“Saya udah jualan dari tahun 70an, pake gula asli, banyak yang nyuruh naikin harga tapi ga mau, walau untungnya dikit yg penting cukup buat hidup aja udah seneng” jelas kakek penjual es tersebut.
Unggahan tersebut sontak mendapat ragam reaksi pujian dari warganet.
“Trully orang hebat” ujar @tespickaw,
“sehat sehat ya pakkkk” komentar @willlbloom,
Baca Juga: Polisi Tangkap Penjual Es yang Diduga Bantu Kasus Bjorka
Masih menurut unggahan yang sama, diketahui jika penjual es tape tersebut dikenal dengan nama Es Tape Pak Jum, dan berada di belakang kawasan Stasiun Kota Lama, Kota Malang.