Mengenal Hari Raya Agama Hindu Berdasarkan Kalender Bali

Sukabumi

Selasa, 27 September 2022 | 12:05 WIB
Mengenal Hari Raya Agama Hindu Berdasarkan Kalender Bali
Ilustrasi-Hari raya umat Hindu di Bali (Istockphoto/ LP7)

Sukabumi.suara.com - Agama Hindu merupakan agama yang umumnya dianut oleh penduduk Asia Selatan seperti India dan Nepal. Tetapi tidak terkecuali Indonesia. Umumnya masyarakat Indonesia yang menganut Agama Hindu berada di Pulau Bali

Bagi pemeluk Agama Hindu, ternyata memiliki banyak hari besar yang dirayakan. Umumnya umat Hindu akan melakukan sembahyang ataupun upacara suci. Dalam perayaannya terdapat beberapa hari besar Agama Hindu khususnya di Bali yang didasarkan pada kalender saka dan kalender Bali.

Berikut merupakan hari besar bagi umat Hindu di Indonesia:

1. Hari Raya nyepi 

Hari raya nyepi merupakan hari suci bagi umat hindu dan dirayakan pada tahun baru saka. Makna dalam perayaan nyepi yaitu sebagai hari kebangkitan, hari toleransi, hari pembaruan, hari kebersamaan, hari kedamaian hingga hari kerukunan nasional.

Tahun baru Saka di Bali akan dimulai dengan aktivitas menyepi, dimana aktivitas yang biasa kita lakukan atau berjalan tidak ada. Semua kegiatan di sana ditiadakan, termasuk pelayanan umum.

Saat menyepi, umat Hindu akan melakukan permohonan kepada Tuhan agar menyucikan Bhuana Alit (alam manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta).

Berbagai rangkaian upacara pun dilakukan umat Hindu sebelum Hari Raya Nyepi. Diantaranya Melasti, Tawur (Pecaruan) dan Pengrupukan.

2. Hari Raya Siwaratri 

baca juga

Syiwaratri atau Siwaratri atau Maha Sivaratri merupakan suatu festival dan hari raya umat Hindu yang diselenggarakan setiap tahun untuk memperingati hari turunnya Syiwa. 

Perayaan ini juga dikenal dengan sebutan padmarajaratri. Yang mana festival ini akan diperingati setiap tahun pada malam ke-13/hari ke-14 di bulan Magha dalam penanggalan Hindu.

Festival ini digelar dengan memberikan sembahan berupa daun Bael atau Bilwa kepada Syiwa, kemudian sepanjang hari akan berpuasa dan sepanjang malam bergadang. 

Sepanjang hari semua pemuja melafalkan mantra suci Pancaaksara yang ditujukan kepada Tuhan dengan mengucapka“Om Nama Siwaya”.

Hari raya berdasarkan Kalender Bali 

3. Hari Raya Galungan 

Umumnya hari Raya Galungan dirayakan setiap 210 hari sekali dengan menggunakan kalender Bali. 

Adapun rangkaian acara pada hari raya Galungan berupa Tumpek Wariga, Sugihan Jawa, Sugihan Bali, Hari Penyekeban, Hari Penyajaan, Hari Penampahan, Hari Raya Galungan, Hari Umanis Galungan, Hari Pemaridan Guru, Ulihan, Hari Pemacekan agung, Hari Raya Kuningan dan Hari Pegat Wakan.

4. Hari Raya Kuningan 

Hari Raya Kuningan umumnya dirayakan oleh umat Hindu Darma Bali, yang dilakukan pada hari Sabtu (Saniscara), Kliwon, Wuku Kuningan. Dalam perayaannya dilaksanakan 210 hari sekali dengan penanggalan kalender Bali, yang umumnya jatuh setelah 10 hari Galungan. 

Pada hari Kuningan, umumnya umat Hindu Bali akan membuat nasi kuning yang ditujukan sebagai lambang kemakmuran dan dihaturkan sesaji sebagai tanda terima kasih dan suksmaning idep sebagai manusia (umat) menerima anugrah dari Hyang Widhi berupa bahan-bahan sandang dan pangan yang semuanya itu dilimpahkan kepada umatnya atas dasar cinta-kasihnya. 

5. Hari Raya Saraswati

Hari raya Saraswati umumnya akan diperingati sebagai hari turunya ilmu pengetahuan. Umat Hindu Bali akan merayakan hari raya ini setiap 210 hari dengan menggunakan perhitungan kalender Bali pada Sabtu (Saniscara), Legi (Umanis), Watugunung. Di hari ini umat Hindu melakukan pemujaan pada Dewi Saraswati sebagai Dewi Ilmu Pengetahuan dan Seni.

6. Hari Raya Banyu Pinaruh

Banyu pinaruh merupakan upacara yadnya yang dilakukan setelah hari raya Saraswati, tepatnya Saniscara Umanis Watugunung yang dilakukan dengan tujuan pembersihan dan kesucian diri.

Biasa umat Hindu Bali akan melaksanakan ritual melukat atau pembersihan diri di pemandian suci ataupun di segara. Kemudian akan diakhiri dengan menyantap nasi Dira atau nasi Yasa (nasi berwarna kuning) yang sebelumnya telah dipersembahkan kehadapan Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa).

7. Hari Raya Pagerwesi 

Hari Raya Pagerwesi merupakan hari raya yang dirayakan oleh umat Hindu di Indonesia. Umumnya hari raya ini akan diperingati pada hari Rabu Kliwon wuku Sinta. Hari ini dirayakan untuk memuliakan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan manifestasinya sebagai Sang Hyang Pramesti Guru (Tuhan sebagai guru alam semesta). 

Hari raya ini umumnya akan diperingati dengan melakukan persembahyangan, mulai dari Sanggah/Merajan (tempat sembahyang di sekitar rumah) hingga ke Pura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Bali Kerahkan Polisi Berkuda di Lokasi Acara Pertemuan G20

Polda Bali Kerahkan Polisi Berkuda di Lokasi Acara Pertemuan G20

Bali | Selasa, 27 September 2022 | 11:09 WIB

Cerita Pembantaian Sadis PKI di Bali, Satu Desa Penduduknya Dibunuh Semua

Cerita Pembantaian Sadis PKI di Bali, Satu Desa Penduduknya Dibunuh Semua

Bali | Selasa, 27 September 2022 | 09:37 WIB

Mahalnya Harga Tiket Pesawat Bisa Jadi Kendala Penyelenggaraan WSBK di Sirkuit Mandalika

Mahalnya Harga Tiket Pesawat Bisa Jadi Kendala Penyelenggaraan WSBK di Sirkuit Mandalika

Bali | Selasa, 27 September 2022 | 08:29 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×