Bharada E Ucapkan Permohonan Maaf dan Memanjatkan Doa untuk Brigadir J

Sukabumi | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2022 | 07:30 WIB
Bharada E Ucapkan Permohonan Maaf dan Memanjatkan Doa untuk Brigadir J
Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu yang menjalani sidang perdananya pada Selasa (18/10/2022) (suara.com/Alfian Winanto)

Sukabumi.suara.com - Proses hukum atas pengeksekusian Brigadir J terus berlanjut. Pada Selasa (18/10/2022) Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

Bharada E didakwa karena terlibat dalam pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Dalam persidangan perdananya dilakukan secara tertutup. Tetapi sesudah persidangnnya Bharada E mengungkapkan permintaan maaf kepada Brigadir J dan juga keluarganya. 

Ketika pukul 12.25 WIB, saat hakim menutup persidangan dengan membacakan agenda dakwaan. Bharada Richard Eliezer terlihat menundukan kepalanya sebagai tanda hormat kepada hakim. 

Setelah itu tim pengacara dari Bharada E meminta perhatian para hadirin karena ada yang ingin disampaikan oleh Bharada E.

"Maaf teman-teman, adik kita Saudara Eliezer ingin menyampaikan sesuatu. Silahkan Richard," ucap tim pengacara Bharada E yang kemudian memberikan mic kepada Bharada E.

"Mohon izin, sekali lagi, saya menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian yang telah menimpa almarhum Bang Yos," ucap Bharada E dengan wajah penuh penyesalan.

"Saya berdoa semoga Almarhum Bang Yos diterima di sisi Tuhan Yesus Kristus, dan untuk keluarga Bang Yos Bapak Ibu, Reza serta seluruh keluarga Bang Yos saya memohon maaf, semoga permohonan maaf saya ini dapat diterima oleh pihak keluarga," sambungnya.

"Tuhan Yesus selalu memberikan kekuatan serta penghiburan buat keluarga Bang Yos, saya sangat menyesali perbuatan saya, cuma saya ingin menyatakan, bahwa saya hanya seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan untuk menolak perintah dari seorang jenderal, terima kasih, Minggu 16 Oktober 2022, Rutan Bareskrim," doa Bharada E, yang terlihat menahan kesedihan. 

Fakta yang berada dalam surat dakwaan sudah disampaikan oleh Jaksa bahwa Richard Eliezer tega menembak Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo yang berada di Duren Tiga. 

Sebelum penembakan terjadi diketahui bahwa Bharada E naik ke lantai dua untuk berdoa tetapi tidak bisa mengurungkan niatnya dari mengeksekusi nyawa Brigadir J. 

“Terdakwa Richard Eliezer justru melakukan ritual berdoa berdasarkan keyakinannya meneguhkan kehendaknya sebelum melakukan perbuatan merampas nyawa korban Nofriansyah Yosua Hutabarat,” ucap jaksa dalam dakwaannya.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Oalah! Uang Pribadi Ratusan Juta Hendra Kurniawan untuk Sewa Jet Pribadi Demi Bos Ferdy Sambo, Pengacara: yang Nyuruh si Sambo Dong, Gak Diganti...

Oalah! Uang Pribadi Ratusan Juta Hendra Kurniawan untuk Sewa Jet Pribadi Demi Bos Ferdy Sambo, Pengacara: yang Nyuruh si Sambo Dong, Gak Diganti...

| Selasa, 18 Oktober 2022 | 18:18 WIB

Dari Mana Hendra Kurniawan Dapatkan Uang Untuk Menggunakan Jet Pribadi ? Ini Penjelasan Kuasa Hukumnya

Dari Mana Hendra Kurniawan Dapatkan Uang Untuk Menggunakan Jet Pribadi ? Ini Penjelasan Kuasa Hukumnya

| Selasa, 18 Oktober 2022 | 18:13 WIB

Momen Putri Candrawathi Nangis saat Sidang Jadi Sorotan, Publik Curiga Cuma Akting: Jangan Main-main Sama Netizen

Momen Putri Candrawathi Nangis saat Sidang Jadi Sorotan, Publik Curiga Cuma Akting: Jangan Main-main Sama Netizen

Your Say | Selasa, 18 Oktober 2022 | 18:12 WIB

Terkini

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:55 WIB

Nilai Tukar Petani Sulsel Naik pada April 2026, Tanda Makin Sejahtera?

Nilai Tukar Petani Sulsel Naik pada April 2026, Tanda Makin Sejahtera?

Sulsel | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:53 WIB

Skuter Premium Peugeot Motocycles Kembali Melalui Dealer Flagship Terbaru

Skuter Premium Peugeot Motocycles Kembali Melalui Dealer Flagship Terbaru

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:53 WIB

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:52 WIB

Aksi Oknum Polisi Merokok Sambil Nyetir Viral, Ditegur Malah Ngeyel

Aksi Oknum Polisi Merokok Sambil Nyetir Viral, Ditegur Malah Ngeyel

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:50 WIB

Kisah Nyata: Aa Korban Tumbal

Kisah Nyata: Aa Korban Tumbal

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:50 WIB

BPS Catatkan Pulau Jawa Sumbang 57,24 Persen PDB Indonesia Triwulan I 2026

BPS Catatkan Pulau Jawa Sumbang 57,24 Persen PDB Indonesia Triwulan I 2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:47 WIB

Dasco Akan Perjuangkan Buruh, Petani, Nelayan, Dapat Bagian 3 Juta Rumah Layak

Dasco Akan Perjuangkan Buruh, Petani, Nelayan, Dapat Bagian 3 Juta Rumah Layak

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:45 WIB

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:45 WIB

Vonis Mega Korupsi Rp1,3 T Sritex Ditunda! Hakim 'Curhat' Kewalahan: Kami Tak Ada Asisten

Vonis Mega Korupsi Rp1,3 T Sritex Ditunda! Hakim 'Curhat' Kewalahan: Kami Tak Ada Asisten

Jawa Tengah | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:44 WIB