Kegiatan besar pertama terkait lingkungan yang dilakukan oleh SP3C adalah Cimande Day 1 yang dikenalkan pada kegiatan Cisadane Resik Vol.9 yang mengambil tema Merawat Tradisi Alam Bakti Lestari. Sebagai salah satu anggota Forum Cisadane Resik SP3C menjadi penggerak kegiatan untuk di wilayah Kecamatan Caringin.
Sebagai tuan rumah kegiatan, Saung Penca berhasil menghadirkan sekitar seribu pesilat, tidak termasuk orang tua dari para pesilat tersebut. Lebih dari 30 perguruan silat datang dari Wilayah Bogor, Depok, Tangerang bahkan Bandung dan Sukabumi. Sebuah prestasi yang mencengangkan.
Selain dari perguruan silat, anggota forum Cisadane Resik pun tetap hadir. Perwakilan dari SMA, SMA, MA, bahkan dari SMP sederajat dan ormas pun hadir. Mereka selalu hadir sampai dengan terakhir dilaksanakan Cimande Day 4.
![Cisadane Resik Vol. 9 Merawat Tradisi Bakti Alam Lestari [Dok. Cisadane Resik]](https://media.suara.com/suara-partners/sukabumi/thumbs/1200x675/2022/10/19/1-whatsapp-image-2022-10-19-at-084610-1.jpeg)
Keberhasilan ini menjadikan Saung Penca menjadi salah salah satu lembaga rujukan untuk kegiatan lingkungan. Beberapa kegiatan yang diinisiasi oleh TNI, Kecamatan dan lain-lain di wilayah Kecamatan Caringin pasti berinteraksi dengan Saung penca.
Untuk itu, Saung Penca secara khusus dihadirkan dalam kegiatan Ulang Tahun Walhi yang ke 42. Di Indonesia Walhi dikenal sebagai lembaga rujukan bagaimana riset, advokasi dan pendidikan lingkungan dilaksanakan.
Dalam Kegiatan Ulang Tahun Walhi yang ke 42. Saung Penca menampilkan atraksi parebut seeng, rampak jurus, sampai dengan atraksi pertarungan. Mendapatkan sambutan hangat dari Menteri KLHK Prof. Dr. Siti Nurbaya Abubakar setelah menyerahkan secara langsung seeng dan slayer berbordir Saung Pelestarian Penca Pusaka Cimande.
Tantangan kedepannya adalah bagaimana menggerakan para perguruan silat untuk bergerak juga menyelamatkan lingkungan tanpa melupakan khitah utamanya menjaga tradisi.

Silat Cimande saat ini terdiri dari aliran, ada yang masih mengajarkan pada keturunan atau trah serta kegiatan latihannya hanya dilakukan malam hari. Bahkan latihannya pun mengenakan sarung. Biasanya disebut dengan berlatih Kelid. Kegiatan berlatih ini masih ada dan sebagian dilaksanakan juga di pesantren-pesantren.
Penca Cimande yang berasal dari Kabupaten Bogor, tepatnya di Desa Cimande, Kampung Tarikolot. Silat Cimande adalah salah satu aliran pencak silat tertua yang telah mempengaruhi berbagai aliran silat dan perguruan di Indonesia. Menurut narasumber yang merupakan pendekar silat Cimande, para sesepuh dan Guru Besar silat Cimande di Tarikolot sepakat bahwa penemu dan pencipta aliran silat Cimande adalah eyang Kaher.
Baca Juga: Para Pendekar Pencak SIlat Napak Tilas Bupati Wiranatakoesoemah V terkait HUT Bandung
Perguruan Silat Cimande yang nampak ke publik terbagi menjadi 2, yaitu pertama Perguruan Silat Tradisi. Perguruan ini ditandai dengan tidak pernah mengikuti acara lomba (kompetisi) silat.
SP3C termasuk kedalam perguruan silat tradisi. Siswa perguruan didominasi anak-anak kecil yang menimba ilmu silatnya dengan tujuan meningkatkan kemampuan membela diri dengan berpegang teguh pada pendidikan karakter yang berdasar pada patokan Taleq