Siswa SMA SMK di Kabupaten Bogor melakukan Audit Merk sampah Plastik di Sungai Cisadane

Sukabumi

Selasa, 18 Oktober 2022 | 10:15 WIB
Siswa  SMA SMK  di Kabupaten Bogor melakukan Audit Merk sampah Plastik di Sungai Cisadane
Brand Audit dalam kegiatan Cisadane Resik Vol. 12 (Pejuang Waktu)

Bogor, 2 Oktober 2022 yang lalu.  Pejuang waktu menggelar kegiatan Cisadane Resik Vol. 12 digelar. Berbeda dengan kegiatan Cisadane Resik sebelumnya, peserta dibatasi hanya melibatkan Siswa dan Siswi SMA sederajat. Peserta yang hadir dari SMAN 1 Cijeruk, SMAN 1 Caringin, SMK Nahdlatul Ulama, SMA Darul Faizin. Kegiatan dilaksanakan di bantaran sungai Cisadane yang berdekatan dengan SMA Darul  Faizin.

Tampak hadir juga Komandan Koramil Cijeruk Mayor. Inf. Hasan Bisri memimpin apel kesiapan sekaligus Hari Peringatan kesaktian Pancasila. Dalam apel Komandan memberikan pesan bagaimana kesaktian Pancasila sudah berkali-kali diuji dan selalu berhasil mengatasi berbagai tantangan. Menjaga kebersihan, menjaga lingkungan adalah sebagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila.

 Selain dari Koramil, hadir juga Inisiator kegiatan Cimande Day. Ki Didih dan Ki Darma dari Saung Pelestarian Penca Pusaka Cimande (SPPPC). Selain memberikan dukungan, beliau mengundang Forum Cisadane Resik untuk hadir pada Ulang tahun atau Milad SPPPC yang ke tujuh. 

 Pembatasan peserta berkaitan dengan dilakukannya pelatihan Brand Audit. Brand audit atau audit merk biasanya berdasarkan merk dan asal perusahaan. Namun untuk kali ini kegiatan memisahkan sampah plastik berdasarkan jenis-jenis sampah plastik dan kemudian  dilakukan pendataan. 

Kegiatan pengumpulan sampah dilakukan selama 15 menit. Dari kegiatan tersebut, terkumpul sebanyak 10 karung sampah plastik yang sebagian besar merupakan kemasan makanan. sebelum didata. para peserta melakukan pemilahan, sambil dihitung jumlahnya. Fasilitator kegiatan dari Pejuang Waktu kemudian mendiskusikan dengan para peserta data-data yang terkumpul. 

Diketahui sampah yang ditemukan di lokasi berasal dari 9 jenis sampah plastik terbanyak. Dapat ditabulasikan dalam grafik sebagai berikut:

hasil audit
hasil audit (sumber:)

“sampahnya banyak banget” ujar Cahyati salah seorang siswi SMAN 1 Cijeruk, dalam diskusi hasil. “Menurut saya mungkin karena plastik kemasan tanpa merk banyak digunakan oleh para penjual jajanan, walau sebenarnya plastik itu kemasan untuk minyak goreng, terigu, dll aslinya” tanggapan Doviar. 

Ketua Pelaksana Cisadane Resik Vol. 12, Ferryansah menyatakan bahwa. Sengaja tidak masuk terlebih dahulu ke mencatatkan brand  atau merk. Kegiatan ini lebih menyiapkan kemampuan  para peserta ketika melakukan  brand audit yang sebenarnya dengan metode ilmiah tentu saja data yang dihasilkan akan bisa lebih dipertanggungjawabkan.

Menariknya, dari ratusan kemasan yang ditemukan di bantaran sungai Cisadane tersebut ternyata terdapat kemasan no brand yang sangat banyak. Ternyata penggunaan plastik sebagai kemasan tanpa memperhatikan standarisasi jenis plastik yang boleh digunakan dan yang tidak boleh digunakan (food grade) banyak dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan Pembina Pejuang Waktu, Sutanandika. 

baca juga

Sementara itu, “Komunitas Pejuang Waktu, Siti Zulfatul Ma’rifah mengatakan, aksi ini dilakukan untuk mengingatkan bahwa kita semua memiliki tanggung jawab bersama mengenai sampah dan kita harus mengetahui sampah apa saja yang banyak disekitar kita.”

Suprianto Siswa dari SMK Nahdlatul Ulama Cijeruk menyampaikan “Padahal kita tahu membuang sampah sembarangan memiliki dampak yang sangat besar pada keberlangsungan hidup dan air sebagai sumber kehidupan. Fungsi kita membuat sampah pada tempatnya bukan hanya untuk terlihat bersih, tetapi untuk menjaga lingkungan untuk  keberlangsungan hidup” ketika diminta untuk menyimpulkan hasil kegiatan tersebut. 

Permasalahan sampah tersebut tentunya menjadi tanggung jawab bersama, oleh sebab itu, solusinya juga perlu diterapkan bersama-sama oleh seluruh warga sekolah seperti memilah sampah dan membuang sampah pada tempatnya. Selain hal tersebut, cara sederhana lain yang bisa kita lakukan seperti membawa tempat minum yang bisa digunakan kembali agar tidak perlu menggunakan plastik atau gelas plastik. Menurut Bunga Siswi SMAN 1 Caringin Bogor. 

Seperti dilansir dari republika.co.id Menurut Juru Kampanye Urban Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Abdul Ghofar, produsen berperan besar dalam krisis sampah plastik. Sebab, upaya masyarakat mengurangi plastik sekali pakai tidak akan pernah cukup jika produsen tidak mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai. 

 Ghofar pun menginginkan bahwa pemerintah konsisten melaksanakan regulasi terkait pengurangan sampah plastik. Regulasi itu adalah Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 75 tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen. 

 Dalam Permen tersebut, produsen berkewajiban membuat dokumen peta jalan pengurangan sampah hingga tahun 2030. Peta jalan pengurangan sampah ini menjadi regulasi mendorong perluasan tanggung jawab produsen atas krisis sampah plastik. (Zulfah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jalan Longsor di Dekat Jembatan Sungai Cisadane Kota Bogor

Jalan Longsor di Dekat Jembatan Sungai Cisadane Kota Bogor

Foto | Rabu, 12 Oktober 2022 | 13:16 WIB

Viral, Video Detik-detik Bangunan Roboh di Bogor Saat Air Sungai Cisadane Meluap

Viral, Video Detik-detik Bangunan Roboh di Bogor Saat Air Sungai Cisadane Meluap

Jabar | Senin, 12 September 2022 | 09:20 WIB

Ternyata Ini Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Lembah Cisadane, Bogor

Ternyata Ini Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Lembah Cisadane, Bogor

Lifestyle | Rabu, 07 September 2022 | 13:29 WIB

Terkini

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Anjlok hingga 13 Persen, Minyak Goreng dan Gula Justru Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Anjlok hingga 13 Persen, Minyak Goreng dan Gula Justru Naik

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:35 WIB

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:31 WIB

Prancis vs Spanyol: Duel Filosofi, Siapa yang Bertahan di Panggung Dunia?

Prancis vs Spanyol: Duel Filosofi, Siapa yang Bertahan di Panggung Dunia?

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:30 WIB

Akses Investasi Kian Mudah, BRI Sajikan ORI030 dengan Kupon Maksimal 7,00%

Akses Investasi Kian Mudah, BRI Sajikan ORI030 dengan Kupon Maksimal 7,00%

Jabar | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:28 WIB

BRI Perluas Kesempatan Investasi Lewat Penawaran ORI030 Berkupon hingga 7,00%

BRI Perluas Kesempatan Investasi Lewat Penawaran ORI030 Berkupon hingga 7,00%

Bali | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:24 WIB

Ekspektasi vs Realita: Kenapa Drama The Husband Bikin Saya Geregetan di Episode Awal?

Ekspektasi vs Realita: Kenapa Drama The Husband Bikin Saya Geregetan di Episode Awal?

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:23 WIB

ORI030 Hadir di BRI, Berikan Peluang Investasi dengan Kupon hingga 7,00%

ORI030 Hadir di BRI, Berikan Peluang Investasi dengan Kupon hingga 7,00%

Lampung | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:19 WIB

Dikritik Sepanjang Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Gak Perlu Berharap Apa-apa dari Saya

Dikritik Sepanjang Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Gak Perlu Berharap Apa-apa dari Saya

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:18 WIB

Tetap Berguna, Ini 8 Fungsi Stadion Piala Dunia 2026 setelah Turnamen Usai

Tetap Berguna, Ini 8 Fungsi Stadion Piala Dunia 2026 setelah Turnamen Usai

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:17 WIB

BRI Perkenalkan ORI030, Instrumen Investasi Ritel dengan Kupon hingga 7,00%

BRI Perkenalkan ORI030, Instrumen Investasi Ritel dengan Kupon hingga 7,00%

Riau | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:15 WIB

×