sukabumi

Dampak Kriris Iklim, Indonesia Rentan Banjir Rob (Pengertian, Ciri-ciri, Penyebab, Dampak)

Sukabumi Suara.Com
Rabu, 26 Oktober 2022 | 18:00 WIB
Dampak Kriris Iklim, Indonesia Rentan Banjir Rob (Pengertian, Ciri-ciri, Penyebab, Dampak)
Ilustrasi banjir. (unsplash.com)

Sukabumi.suara.com - Banjir rob adalah banjir di tepi pantai karena permukaan air laut yang lebih tinggi daripada bibir pantai atau daratan di pesisir pantai.

Banjir rob secara khusus diartikan sebagai banjir yang diakibatkan oleh air laut yang menggenangi daratan yang lebih rendah, tetapi sebenarnya tidak terbatas pada banjir yang berakibat oleh air laut melainkan juga curah hujan tinggi di daratan, yang menyebabkan air melambat mengalir ke laut yang hasilnya akan mengakibatkan air tertahan dalam waktu yang relatif lama di daratan pesisir pantai.

Fenomena ini juga diperparah oleh kondisi pasang naik air laut di waktu-waktu tertentu. Faktor utama yang mengakibatkan terjadinya banjir rob adalah kenaikan permukaan air laut, penurunan muka tanah dan abrasi pantai dalam hal ini di daratan pesisir.

Penurunan muka tanah merupakan faktor yang meningkatkan intensitas banjir rob di beberapa wilayah pesisir pantai utara Pulau Jawa terutama di DKI Jakarta, Bekasi, Karawang, Pekalongan, Semarang, Demak dan Gresik (Dilansir dari wikipedia.com )

Karakteristik utama dan ciri-ciri banjir rob diantaranya yaitu:

1. Rob terjadi ketika air laut pasang,
2. Memiliki karakteristik air yang cenderung lebih jernih dibanding jenis banjir lainnya,
3. Musim penghujan dan curah hujan tidak menjadi faktor pendorong utama, karena rob dapat terjadi di musim lain,
4. Wilayah dataran yang lebih rendah dari pada tinggi permukaan lautan lebih rentan dan sering terjadi banjir rob,
5. Air banjir jenis ini berasa asin.

Penyebab Banjir Robb

Beberapa faktor yang mempengaruhi dan menyebabkan banjir rob, yaitu : 

1. Pemanasan Global 

Baca Juga: Gerakan Peduli Literasi Kecamatan Cijeruk Terima Sumbangan Buku dari Forum Cisadane Resik

Pemanasan global adalah salah satu faktor penyebab banjir rob semakin sering dan lebih berbahaya. Global warming mengakibatkan peristiwa alam yang berdampak pada peningkatan suhu bumi.

Akibat suhu udara yang meningkat, berdampak pada es yang berada di kutub menjadi mencair, sehingga hal tersebut akan meningkatkan jumlah dan volume pada air laut. Volume air laut yang meningkat membuat masyarakat menjadi khawatir dan meningkatkan resiko dari banjir rob terutama bagi masyarakat sekitar pesisir pantai.

2. Kerusakan Hutan Mangrove 

Hutan mangrove memiliki fungsi yang sangat besar bagi lingkungan hidup kita diantarnya yakni:

- Sebagai tumbuhan yang mampu menahan arus air laut yang mengikis daratan pantai, dengan kata lain tumbuhan mangrove mampu untuk menahan air laut agar tidak mengikis tanah di garis pantai.

- Sebagaimana fungsi tumbuhan yang lain, mangrove juga memiliki fungsi sebagai penyerap gas karbondioksida (CO2) dan penghasil oksigen (O2).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI