Longsor di Cidahu Sukabumi Sebabkan Tertutupnya Akses Jalan

Sukabumi

Sabtu, 05 November 2022 | 10:30 WIB
Longsor di Cidahu Sukabumi Sebabkan Tertutupnya Akses Jalan
Ilustrasi-Longsor yang terjadi di Cidahu, Kabupaten Sukabumi sebabkan tertutupnya akses jalan (istockphoto/Pavliha)

Sukabumi.suara.com - Pada Jumat (4/11/2022) sesudah waktu subuh, bencana longsor terjadi di Kampung Pasir RT 03 RW 03 Desa Babakan Pari, Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi.  Akses jalan disekitar tempat kejadian tertutup oleh tanah dan tidak dapat dilewati oleh kendaraan. 

Jalanan yang tertutup aksesnya akibat material longsoran berada di wilayah Kampung pojok dan Kampung Dukuh, RT 02 RW 04.

Dodi Firmansyah selaku petugas tanggap bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mengatakan jika terdapat tembok penahan tanah (TPT) yang berada di atas jalan longsor. 

"Kejadiannya sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi.  TPT tebing yang ada di atas jalan longsor, dengan dimensi tinggi 10 meter, panjang 10 meter dan lebar 4 meter," ucap Dodi Firmasnyah. 

Saat bencana longsor terjadi tidak ada pengendara ataupun warga yang sedang berkendara ataupun berjalan di tempat kejadian. Sehingga dalam kejadian longsor tersebut tidak ada korban jiwa. 

Jalanan yang tertutupi umumnya merupakan jalan yang digunakan sehari-hari oleh warga dari sejumlah kampung di Desa Babakan Pari. 

"Tadi langsung dilakukan penangan darurat warga dibantu banyak relawan. Untuk sementara motor bisa melintas," paparnya. 

Warga masih menunggu bantuan berupa alat berat untuk dapat membersihkan jalan dari material longsoran tersebut. 

"Tadi pak kades sudah koordinasi ke sejumlah pihak, semoga jalan sore ini bisa kembali dilintasi oleh kendaraan roda empat," imbuh Dodi.

baca juga

Tidak lama dari kejadian longsor P2BK bersama dengan aparat pemerintah tingkat kecamatan berada di tempat longsoran untuk meninjau dan memastikan keamanan warga yang melintas. 

IPTU Ahmad Suryana Bande selaku Kapolsek Cidahu mengatakan bahwa ada pohon yang ikut tumbang akibat longsor. Tetapi pohon tumbang tersebut sudah berhasil di evakuasi oleh tim gabungan.

"Kami mengimbau warga ekstra waspada karena masih ada potensi pergerakan tanah," ucap Ahmad Suryana.

Sumber: sukabumiupdate.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada! Gelombang Tinggi di Selatan Sukabumi, Bisa Mencapai 3 Meter

Waspada! Gelombang Tinggi di Selatan Sukabumi, Bisa Mencapai 3 Meter

Jabar | Sabtu, 05 November 2022 | 08:09 WIB

Mahfud MD Sebut 98 Persen Masyarakat Jabodetabek Siap Beralih ke TV Digital, Warga Bogor: Mempersulit Rakyat Terus

Mahfud MD Sebut 98 Persen Masyarakat Jabodetabek Siap Beralih ke TV Digital, Warga Bogor: Mempersulit Rakyat Terus

Bogor | Jum'at, 04 November 2022 | 22:24 WIB

BMKG: 9 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Masuk Level Waspada Banjir dan Longsor, Simak Dimana Saja

BMKG: 9 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Masuk Level Waspada Banjir dan Longsor, Simak Dimana Saja

Purwasuka | Jum'at, 04 November 2022 | 20:59 WIB

Terkini

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:46 WIB

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:29 WIB

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:23 WIB

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:15 WIB

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:05 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Banten | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:48 WIB

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Jatim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:42 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:41 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB