Siswa SDN Ciloma Harus Rela Belajar di Lantai untuk Hindari Kelas yang Ambruk

Sukabumi

Selasa, 15 November 2022 | 10:20 WIB
Siswa SDN Ciloma Harus Rela Belajar di Lantai untuk Hindari Kelas yang Ambruk
Bangunan kelas di SDN Ciloma yang ambruk (Sukabumiupdate.com)

Sukabumi.suara.com - Lima ruang kelas di SDN Ciloma sudah tidak layak pakai, karena sudah rusak berat dan ambruk. Siswa dan siswi SDN Ciloma harus rela belajar di lantai, di ruang guru ataupun rumah warga karena keadaan kelasnya yang tidak memungkinkan untuk dipakai kembali. 

SDN Ciloma sendiri berada di Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi. Salah seorang guru yaitu Sehabudin mengatakan jika terdapat 5 kelas yang rusak berat, 3 diantaranya sudah ambruk sejak 2017 lalu. Adapun kelas-kelas yang rusak yakni ruang kelas I, IV, dan V. Sementara dua kelas lainnya rusak berat yakni kelas III dan VI.

Sehabudin mengatakan tidak ada kelas II yang rusak karena mereka bergantian dengan siswa-siswi kelas I untuk memakai kelas yang layak. 

"Saat ini SDN Ciloma punya 72 siswa. Demi keamanan pelajar, kelima ruang kelas itu sudah tidak digunakan. Sekarang siswa belajar di tempat aman seperti ruang guru atau lantai sekolah," ucap Sehabudin, pada Senin (14/11/2022).

Kepala SDN Ciloma yaitu Mumus sudah melaporkan keadaan sekolah kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Ia juga mengatakan untuk kegiatan belajar dan mengajar akan dilanjutkan seperti biasa, meski dengan ruang kelas yang terbatas. 

Pasalnya siswa dan siswi dari SDN Ciloma saat ini belajar di lantai, di ruang guru, ataupun di rumah milik warga sekitar. 

"Kegiatan belajar masih tetap dilaksanakan, meski harus bergiliran di ruang guru, lantai halaman sekolah, terkadang di rumah warga, melihat situasi kondisi. Kelas I, II, dan III Senin hingga Rabu. Kelas IV, V, dan VI Kamis sampai Sabtu. Sisanya mereka belajar di rumah," jelas Mumus.

Mumus juga menyebutkan jika kegiatan belajar-mengajar tersebut dilakukan di untuk meminimalisir adanya kecelakaan dan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan dari para siswa ketika belajar.

Deni Hermawan selaku Kepala Seksi Sarpras SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan kondisi SDN Ciloma.

baca juga

"Pak Kepala Dinas sudah mengirimkan visual kondisi ruang yang ambruk pada bulan ini. Insyaallah kami intervensi pada anggaran tahun 2023," katanya.

Sumber: sukabumiupdate.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

2 Bangunan Sekolah Dasar di Bantul Rawan Roboh, Disdikpora Minta Dikosongkan Dulu

2 Bangunan Sekolah Dasar di Bantul Rawan Roboh, Disdikpora Minta Dikosongkan Dulu

Jogja | Selasa, 15 November 2022 | 09:21 WIB

Miris! Siswa SDN Ciloma Sukabumi Harus Belajar di Lantai Akibat Ruang Kelas Ambruk

Miris! Siswa SDN Ciloma Sukabumi Harus Belajar di Lantai Akibat Ruang Kelas Ambruk

Jabar | Selasa, 15 November 2022 | 08:53 WIB

Bangunan di Kantor Kejari Medan Roboh, Bobby Nasution Akan Sanksi Tegas Pemborong

Bangunan di Kantor Kejari Medan Roboh, Bobby Nasution Akan Sanksi Tegas Pemborong

Sumut | Selasa, 15 November 2022 | 06:35 WIB

Terkini

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:51 WIB

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:33 WIB

×