Sukabumi.suara.com – Setelah ramai soal kabar keluhan pasokan makan mi instan, kini beredar pula kabar mengenai penindakan tenda bencana yang ada di salah satu wilayah terdampak gempa Cianjur.
Masih dari media sosial TikTok, beredar sebuah video yang memperlihatkan jika pada salah satu wilayah terpelosok, terdapat bantuan tenda yang diketahui berasal dari donasi sejumlah gereja. Pada bagian tenda yang terpasang tersebut pun nampak terdapat label bertuliskan ‘Tim Aksi Kasih Gereja’.
Namun pada salah satu video yang diunggah oleh akun @chusnulch___, nampak warga yang diduga merekam video tersebut menyatakan jika mereka merasa miris lantaran tenda yang datang ke daerah pelosok justru berasal dari bantuan gereja.
“Miris, merisaukan, bantuan yang ada di Cianjur pelosok dipasok oleh gereja-gereja” ujar pria dalam video tersebut.
Setelahnya di akhir video, nampak sejumlah warga terlihat mencopot label asal tenda yang dimaksud.
“pembongkaran, hancurkan” ujar salah seorang pria yang nampak sedang menarik label pada tenda.
Dinilai intoleran, video tersebut langsung mencuri perhatian dan mengundang banyak komentar. Sebagian besar manyayangkan sikap kelompok warga tersebut yang dianggap tidak mencerminkan sikap toleransi.
“kok begitu, harusnya ditiru beri bantuan” ujar salah seorang warganet,
“Biarkan aja, Tuhan yang nilai di akhirnya” komentar yang lain,
Baca Juga: 17 Sekolah di Sukabumi Rusak Dampak dari Gempa Bumi Cianjur
“Pentingnya bersyukur, dan masih ada yang mau bantu” tambah warganet lainnya.