Nama Asep Mulai Langka dan Terancam Punah, Paguyuban Asep Dunia Khawatir

Sukabumi

Rabu, 07 Desember 2022 | 08:58 WIB
Nama Asep Mulai Langka dan Terancam Punah, Paguyuban Asep Dunia Khawatir
Paguyuban Asep Dunia. ((Instagram @asepruslan_official))

Sukabumi.suara.com – Satu hal menarik yang memang terjadi di tengah kalangan masyarakat Indonesia saat ini, adalah mengenai pemberian nama kepada setiap bayi yang baru lahir dengan nama yang unik, panjang, ‘rumit’, dan terkesan tak ‘pasaran’.

Hal tersebut jelas berbeda dengan penamaan anak zaman dulu yang biasanya sederhana dan umum digunakan banyak orang tua, salah satunya Asep, yang identik dengan nama bagi orang-orang suku Sunda.

Fenomena tersebut rupanya juga berpengaruh dengan semakin berkurangnya nama-nama zaman dulu yang dimaksud, termasuk Asep.

Kini, disebutkan bahwa nama Asep mulai langka bahkan terancam ‘punah’. Hal tersebut dinyatakan oleh Presiden Paguyuban Asep Dunia (PAD), Asep Ruslan.

Bukan tanpa alasan, ia mengaku jika sejatinya nama khas Sunda baik itu Asep, Ujang, Euis dan lainnya merupakan warisan budaya. Namun kini, menurutnya sudah sangat sedikit bahkan hampir tidak ada orang tua yang memberi nama anaknya dengan nama-nama yang disebutkan.

"Nama Asep merupakan warisan budaya Indonesia khususnya orang Sunda, jika tidak dijaga akan terlupakan kemudian (akan) hilang. Hal tersebutlah yang menjadi kekhawatiran kami di Paguyuban Asep Dunia," jelas Asep Ruslan, mengutip unggahan di akun instagram @beritakotabandung.

Ungkapan tersebut rupanya banyak mengundang perhatian dan komentar beragam dari warganet. Beberapa dari mereka berpendapat bahwa apapun pemberian nama sejatinya merupakan doa dari orang tua untuk anaknya, dan hal tersebut tidak bisa dipengaruhi oleh pandangn atau ketentuan orang lain.

“Nama Agus ge mulai terlupakan” ujar @taufik***,

“Padahal Ronaldo juga namanya Asep Ronaldo” canda @giena***,

baca juga

“Ya orang tua mau ngasih nama ke anak nya pas lahir masa harus ngikut tradisi atau adat kan gk memungkinkan...org tua jg ngasih nama ke anak pasti dgn keinginan mereka.menurut mereka baik dsb nya..gk mungkin harus memaksakan ngasih nama asep ada ada aja” ujar @kamen***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa yang Jadi Masalah sehingga Warga Belum Bisa Huni Kampung Susun Bayam?

Apa yang Jadi Masalah sehingga Warga Belum Bisa Huni Kampung Susun Bayam?

Jakarta | Kamis, 01 Desember 2022 | 11:44 WIB

Siapa Nama Anak Kedua Raffi Ahmad? Begini Gemesnya Cipung saat Digendong Nagita Slavina

Siapa Nama Anak Kedua Raffi Ahmad? Begini Gemesnya Cipung saat Digendong Nagita Slavina

Your Say | Jum'at, 25 November 2022 | 09:25 WIB

Siapa Nama Anak Kedua Raffi Ahmad? Berikut Nama Lengkap dan Potret Gemasnya Keponakan Online Netizen

Siapa Nama Anak Kedua Raffi Ahmad? Berikut Nama Lengkap dan Potret Gemasnya Keponakan Online Netizen

Your Say | Rabu, 23 November 2022 | 13:32 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×