Sukabumi.suara.com – Pelaku pengeboman yang terjadi di halaman Polsek Astanaanyar, Kota Bandung pada Rabu (7/12/2022) sudah bisa diidentifikasi oleh polisi. Diketahui pelaku bom bunuh diri tersebut yaitu Agus Sujatno atau Agus Muslim.
Polisi berhasil mengetahui identitas korban berdasarkan dengan pengecekan sidik jari dan face recognition. Agus Muslim juga disebutkan merupakan bagian dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). JAD merupakan kelompok militan Indonesia yang memiliki andil dalam pengeboman di Surabaya pada tahun 2018 dan di Makassar pada tahun 2021.
Ke ikut sertaan pelaku dalam kelompok JAD di konfimasi oleh Jendral Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri di Bandung, pada Rabu tadi.
"Pelaku terafiliasi dengan kelompok JAD Bandung atau JAD Jabar," ungkap Listyo.
Selain itu juga Jendral Listyo mengungkapkan jika Agus Muslim, pelaku pengeboman bunuh diri merupakan seorang mantan narapida teroris Lapas Nusakambangan. Agus Muslim terbukti bersalah setelah meledakan bom panci pada tahun 2017 di daerah Cicendo, Bandung.
Listyo menjelaskan cukup sulit untuk melakukan pendekatan terhadap Agus Muslim, karena dirinya selalu menolak atau menghindari program deradikalisasi. Sebagai informasi tambahan program deradikalisasi merupakan program yang dijalankan untuk menetralisir paham radikal yang dimiliki oleh para napi teroris.
"Untuk proses deradikalisasi juga tentunya membutuhkan teknik dan taktik yang berbeda karena memang yang bersangkutan masih susah untuk diajak bicara masih cenderung menghindar walaupun masih melakukan aktivitas," jelas Listyo.