Geger! Kronologi Jemaah Umrah WNI yang Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual di Makkah versi Keluarga

Sukabumi | Suara.com

Minggu, 22 Januari 2023 | 09:39 WIB
Geger! Kronologi Jemaah Umrah WNI yang Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual di Makkah versi Keluarga
Klarifikasi keluarga jemaah umrah yang dituduh melakukan pelecehan seksual. (Kolase twitter @iniakuhelmpink)

Sukabumi.suara.com – Sebelumnya ramai pemberitaan mengenai adanya jemaah umrah Indonesia yang dituding melakukan pelecehan seksual terhadap jemaah wanita lain asal Lebanon, di tanah suci Makkah.

Kejadian ini rupanya sudah terjadi pada tahun 2022 lalu, rupanya pada tanggal 8 November 2022. Ramai mendapat hujatan, rupanya bekalangan muncul fakta baru dari pihak keluarga, yang mengatakan jika pemberitaan yang beredar tidak benar, dan aksi pelecehan yang dituduhkan tidak terjadi.

Klarifikasi ini berasal dari sebuah akun media sosial Twitter dengan nama Anaa, pemilik akun yang nampaknya seorang perempuan tersebut mengaku merupakan sepupu dari pria bernama Muhammad Said, yang dituduh melakukan pelecehan seksual.

Dalam utas yang dibuat, Anaa menjelaskan bagaimana kronologi Muhammad Said diamankan oleh dua polisi dan ditahan hingga saat ini.

Dijelaskan bahwa saat kejadian, ia sedang melakukkan tawaf bersama ibu, kakak, dan neneknya. Namun karena banyak orang dan jemaah di lokasi, ia meminta agar sang ibu untuk menunggu di luar area Kak’bah karena takut terdesak kerumunan.

“Pas Muhammad Said hampir megang sudut Ka'bah ada orang dari belakang narik pakaian ihramnya, karna takut pakaian ihramnya melorot dia ditariklah dari belakang kedepannya pakaian itu” jelas Anaa dalam utasnya.

Setelahnya, Anaa menambahkan jika tiba-tiba ia langsung ditarik oleh dua orang polisi pengaman di sekitar Kak’bah.

“pas keluar dari kumpulan jemaah, Muhammad Said langsung ditarik 2 polisi dan Askar disitu, trus dibawa ke kantor polisi dimintaki keterangan dalam keadaan Muhammad Said kebingungan salahnya apa” jelas Anna lagi.

Selain itu, Said rupanya tidak bisa memberikan pembelaan karena dirinya tidak bisa berbahasa Arab. Ditambah lagi, ia tidak bisa menghubungi keluarga lantaran ponselnya diambil oleh polisi dan semua data dalam ponsel yang dimaksud dihapus oleh polisi.

Dipaksa mengaku

Klarifikasi keluarga [Twitter]
Klarifikasi keluarga (sumber: Twitter)

Singkat cerita, polisi setempat kemudian mengatakan jika ada laporan dari seorang jemaah wanita asal Lebanon yang melapor tindak pelecehan seksual yang dilakukan oleh Said. Namun Anna menjelaskan jika anehnya, sejak awal Said ditangkap hingga detik ini ia ditahan dan dijatuhi hukuman dua tahun penjara, korban wanita asal Lebanon yang mengaku dilecehkan sama sekali tidak muncul.

“Di sinilah keganjalannya, dia divonis hukuman 2 tahun penjara dengan kasus pelecehan, tanpa adanya bukti, saksinyapun cuma 2 polisi yg tangkap Muhammad said di TKP, dan pada saat pengadilan wanita Lebanon atau yg disebut korban ini tidak pernah hadir pada saat pengadilan!” tegas Anna dalam cuitannya.

Bukan hanya itu, sejak kejadian hingga saat ini, Said yang berkomunikasi bersama keluarga mengaku sama sekali tidak melakukan pelecehan. Namun di saat bersamaan, ia masih dipaksa mengaku melakukan tindakan tersebut.

Melihat utas kronologi dan klarifikasi yang dibeberkan pihak keluarga, sontak fakta ini mengundang komentar dukungan dari sebagian besar warganet.

“Lagian dari awal aku juga uda merasa aneh, sebodoh2nya dan se sange2nya manusia sangat2 kecil kemungkinan untuk lakuin hal seperti itu di tempat suci, apalagi disana ada hukuman penggal kepala, pasti banyakla orang takut lakuin hal aneh.” ujar seorang warganet,

“Bayangin lu nabung lama buat umroh eh pas umroh malah kena fitnah bgini. apa ga nangiss dan trauma skeluarga. smoga segera dpat bantuan untuk kluarga nya ya mbak.” tulis lainnya,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saksi Mata Dugaan Pelecehan Seksual Depan Kakbah: Saya Kira Ini Salah Paham Saja

Saksi Mata Dugaan Pelecehan Seksual Depan Kakbah: Saya Kira Ini Salah Paham Saja

Sulsel | Minggu, 22 Januari 2023 | 08:00 WIB

Muhammad Said Disiksa Agar Mengaku Lakukan Pelecehan Seksual Depan Kakbah

Muhammad Said Disiksa Agar Mengaku Lakukan Pelecehan Seksual Depan Kakbah

Sulsel | Minggu, 22 Januari 2023 | 07:46 WIB

Pembelaan Keluarga Jemaah Umrah Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual di Masjidil Haram: Ini Fitnah Sangat Kejam

Pembelaan Keluarga Jemaah Umrah Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual di Masjidil Haram: Ini Fitnah Sangat Kejam

Sulsel | Minggu, 22 Januari 2023 | 07:29 WIB

Terkini

Pekerja Stadion SoFi Los Angeles Gugat FIFA Jelang Kick Off Piala Dunia 2026 Karena Ini

Pekerja Stadion SoFi Los Angeles Gugat FIFA Jelang Kick Off Piala Dunia 2026 Karena Ini

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:21 WIB

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Minta Timnas Indonesia Nikmati Status Underdog

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Minta Timnas Indonesia Nikmati Status Underdog

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:20 WIB

30 Kode Redeem FC Mobile 10 Mei 2026: Klaim 500 Poin Naik Peringkat dan Pemain Bintang OVR 117

30 Kode Redeem FC Mobile 10 Mei 2026: Klaim 500 Poin Naik Peringkat dan Pemain Bintang OVR 117

Tekno | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:14 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Cerita Orang AS Rela Keluar Duit Buat Nonton Bola Jelang Piala Dunia 2026

Cerita Orang AS Rela Keluar Duit Buat Nonton Bola Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:03 WIB

Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite

Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:55 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:33 WIB

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB