Pantun di zaman sekarang ini tidak lagi digunakan dalam kegiatan acara adat. Dimana pun masyarakat bisa berpantun, baik dalam situasi resmi ataupun tidak resmi. Dalam menghadapi pemilihan presiden 2024, banyak politikus pun yang menggunakan pantun. Pertemuan partai, capres selalu dibuka dan ditutup oleh pantun.
Seakan sudah menjadi trend dan mungkin wajib para politikus berpantun. Bermacam jenis pantun yang diungkapkan ada yang memuji, mendoakan bahkan menyindir capres-capres yang akan maju dipemiliahan 2024.
Berikut sepuluh pantun yang penulis kumpulkan dari para politikus yang isinya memuji dan mendoakan capres yang diusungnya.
1. Mari berfoto di tepi pantai
Sambil makan ikan sarden
Pak Prabowo yang kita cintai
Kita doakan jadi Presiden (Ridwan Kamil)
2. Kupu-kupu terbang bersama kumbang
hinggap di dahan pohonnya palsu
Baca Juga: Sejarah Kereta Pangrango Bogor-Sukabumi
Para capres dan cawapres tak perlu bimbang
ingat pesan Presiden [Jokowi] 'Ojo Kesusu (Bamsoet)
3. Indonesia adalah Negara besar
Memiliki musim hujan dan kemarau
Pak Jokowi presiden yang pintar
Partai Perindo ikut arahan beliau (HT)
4. Persib Bandung punya Jawa Barat
Bobotoh pendukung setianya
Pencak silat bisa hebat
karena Jawa Barat selalu juara (prabowo)
5. Jiwa yang kuat berwajah manis,
makan ketan kuning sambil minum es.
Tetap semangat ya Pak Anies,
sabar menunggu janur kuning dari PKS,
6. Ustaz Syaikhu pergi ke Kemayoran
Pulangnya muter ke Kemang
Bersama dengan Koalisi Perubahan
Biidznillah kita pasti menang
7. Sore-sore diguyur hujan gerimis
pergi ke dapur memasak sarden
eh, Pak Anies
jadi Presiden (ramzi)
8. Jalan-jalan ke Simpang Lima,
jangan lupa beli lumpia
Kalau Pak Ganjar dan Pak Erick sudah bersama
insya Allah Indonesia tambah jaya (Zulhas)
9. Kang Emil memang kaya prestasi,
memajukan Jabar penuh daya seni.
Pemilu akan digelar beberapa bulan lagi,
bacawapres Pak Ganjar ternyata ada di sini (Hasto Kristyanto)
10. Jalan-jalan mengelilingi samudra
perginya harus pagi-pagi
Genggamlah tangan Gerindra
kemanapun PKB pergi (prabowo)