Beberapa waktu lalu Meta meluncurkan platform baru bernama Threads yang cukup menggemparkan dunia maya.
Pasalnya, aplikasi besutan Mark Zuckerberg itu mendapat respons positif di hari pertama peluncurannya dengan total unduhan 30 juta.
Capaian itu menjadi rekor baru, bahkan melebihi Chat GPT. Bagaimana tidak, dalam waktu 24 jam, total unggahan di Threads mencapai 95 juta konten.
Bahkan, data internal Meta menyebutkan jika dalam sehari mampu mengumpulkan 190 juta tanda suka.
Dari data itu juga membuat Threads digadang-gadang sebagai platform yang akan membuat Twitter "takluk" sehingga menimbulkan banyak komentar dari warganet.
Namun, tampaknya capaian itu hanya sebatas euforia sesaat saja. Belum genap satu bulan rilis, kini pengguna Threads sudah menyusut drastis.
Dikutip dari laman Engadget, Threads tercatat mengalami penurunan yang signifikan.
Dalam kurun waktu seminggu, Threads kehilangan 25 juta pengguna. Jumlah yang fantastis, mengingat bagaimana hebohnya aplikasi ini ketika awal mula diluncurkan.
Data itu merujuk pada total pengguna 49 juta di tanggal 7 Juli 2023, kemudian menyusut jadi 23,6 juta di tanggal 14 Juli 2023.
Baca Juga: Diretas! Denise Chariesta Sebut Kanal YouTube Uya Kuya Tidak Objektif
Bahkan, di Amerika Serikat yang merupakan negara dengan tingkat interaksi tertinggi pengguna Threads, juga mengalami penurunan yang drastis.
Tercatat, waktu penggunaan menurun, dari yang awalnya 21 menit menjadi 6 menit di waktu yang sama.
Sedangkan untuk Instagram sendiri terpantau normal, tidak mengalami penurunan pengguna seperti Threads.
Durasi waktu penggunaan Instagram juga masih sama, di angka 60 menit per hari. Dua kali lipat lebih besar daripada Twitter yang hanya mendapat waktu penggunaan 30 menit sehari.
Merosotnya pengguna Threads ini memunculkan berbagai spekulasi dari warganet dan pegiat media sosial, salah satu pemicunya adalah perihal keamanan.
Dimana, ketika usianya masih seumur jagung, sudah banyak unggahan berbau phising bertebaran yang membuat pengguna merasa tidak aman.