Sukabumi.suara.com - Desa Ngebung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, beberapa hari lalu gempar dengan ditemukannya gading gajah purba yang panjangnya 3,25 meter--ada juga yang menyebut 2.5 meter.
Ternyata gading gajah purba itu diprediksi atau diperkirakan telah berusia sekira hampir 800 ribu tahun.
Rudy Hartono sang penemu gading gajah purba itu menceritakan bahwa awalnya ia menemukan fosil tersebut ketika menggali tanah untuk membuat pondasi rumah.
Berita kemudian beredar luas dan dikabarkan pihak museum Sangiran bakal memberikan kompensasi sebesar Rp1 juta.
Penjabat (Pj) penyelamatan temuan dan Imbalan Monitoring Situs Terpadu Sangiran, Suwita Nugraha mengatakan bahwa kompensasi itu diberikan dari museum Sangiran sebagai bentuk apresiasi kepada warga yang telah menyelamatkan fosil.
"Uang kompensasi paling besar kalau menemukan fosil manusia purba, karena itu sakral," kata dia.
Namun, nominal segitu dinilai masih terlalu kecil oleh warganet di media sosial. Para warganet mengatakan bahwa nominal itu tidaklah seberapa jika Rudy menjual fosil gading gajah purba termuannya itu.
Seperti kata seorang netizen dalam postingan Instagram @mountnesia yang bilang "Jangan diserahkan kalo cuman dapat 1jt, simpan atau jual ke kolektor anda dapat yg lebih dari itu!!!!
"Itulah salah satu alasan kenapa ada benda bersejarah Indonesia ada di Museum Luar Negeri," timpal yang lain.
Baca Juga: Isu Kelestarian Hutan Jelang Pemilu 2024