sukabumi

Pandarawa Group Diserang Karang Taruna dan Kades Gara-gara Unggah Video Pantai Cibutun Terkotor Ke-4 di Indonesia: Disomasi 2x24 Jam

Sukabumi Suara.Com
Senin, 02 Oktober 2023 | 23:19 WIB
Pandarawa Group Diserang Karang Taruna dan Kades Gara-gara Unggah Video Pantai Cibutun Terkotor Ke-4 di Indonesia: Disomasi 2x24 Jam
Pandawara Group pamer Pantai Cibutun dipenuhi sampah (Instagram @pandawaragroup)

Sukabumi.suara.com - Niat baik Pandarawa Group mengajak masyarakat membersihkan tumpukan sampah di Pantai Cibutun, Pesisir Loji, Desa Cibutun, Sukabumi, Jawa Barat, malah mendapat tentangan dari pemerintah desa setempat. 

Tak terima Pesisir Loji jadi tempat terkotor ke-4 di Indonesia, Kepala Desa Cibutun malah akan mengirim somasi kepada Pandawara Group.

Pandawara Group pun memviralkan video yang memperlihatkan salah satu anggota mematok tulisan "Selamat Datang di Pantai Terkotor No. 4 di Indonesia".

Kemudian, aktivis lingkungan yang dianggotai anak-anak muda itu mengajak masyarakat setempat membersihkan pesisir pantai pada 6-7 Oktober 2023.

Pihak Karang Taruna dan perangkat Desa Cibutun bukannya menerima ajakan bersih-bersih pesisir pantai yang sudah penuh dengan sampah.

Mereka malah tidak mengizinkan Pandarawa Group melakukan aksi-aksi bersih sampah di Pantai Cibutun.

Kepala Desa (Kades) Sangrawayang, Muhtar menuturkan bahwa perangkat desa tidak mengizinkan adanya aktivitas bersih-bersih sampah di Pantai Cibutun.

Masalahnya, kata Muhtar, pihak Pandarawa Group belum berkoordinasi dengan perangkat desa.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Simpenan, Deris Alfauzi, pun tak terima Pantai Cibutun sebagai pantai terkotor ke-4 di Indonesia.

Baca Juga: Salurkan Bantuan Benih Ikan, Dede Roni Bacaleg Dapil 2 Kota Sukabumi Tuai Respon Positif Dari Masyarakat

Alih-alih mengajak membersihkan sampah, Deris memilih menuntut Pandarawa Group untuk membeberkan bukti kalau Pantai Cibutun terkontor ke-4.

“Kami sangat menyayangkan tidak ada komunikasi terlebih dahulu, karena ada tulisan bahwasannya pantai Cibutun itu pantai terkotor ke 4," tutur Deris, dilansir dari Radar Sukabumi pada Senin (2/10/2023).

Pihaknya pun mempertanyakan apakah itu sudah berdasarkan bukti-bukti yang ada, hasil observasi atau penelitian.

Deris lalu meminta Pandawara Group untuk memberikan klarifikasi atas video yang sudah viral itu dalam waktu 2×24 jam.

Jika tidak, Deris siap melayangkan somasi kepada Pandarawa Group.

“Dalam 2×24 jam kalau tidak ada kejelasan, maka kita akan kita laporkan, karena itu membuat konten tanpa konfirmasi dan tidak tahu fakta sebenarnya,” ancam Deris. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI