Suara Sumatera - Wakil Presiden Ma'ruf Amin berbicara soal politik identitas. Dirinya menyakini politik identitas dapat dihindari pada pemilu 2024.
"Saya kira sudah sejak lama kita menghindari politik identitas. Kedua, perbedaan politik, perbedaan Pilpres, itu tidak bedakan saya," kata Ma'ruf melansir Antara, Minggu (4/12/2022).
"Bertoleransilah. Saya sering mengatakan kalau berbeda partai lakum partaiyukum walana partayuna, artinya kita berbeda partai kita tetap saudara sebagai bangsa," sambungnya.
Ma'ruf Amin berharap perbedaan pilihan jangan sampai menjadikan sesama anak bangsa jadi bermusuhan.
"Saya kira ini sebenarnya, seharusnya kita sudah punya pengalaman. Jadi tidak perlu ada konflik dan tidak perlu menggunakan identitas untuk kampanye kita," ungkapnya.
Ia mengaku Indonesia sudah biasa menghadapi perbedaan. Bahkan dalam kelompok masyarakat yang memiliki kesamaan agama.
"Saya kira di politik juga begitu, sudah berkali-kali pemilu seharusnya sudah tidak ada lagi, sudah matang," jelasnya.
Kekinian ada 18 partai politik (parpol) yang dinyatakan lolos tahap verifikasi administrasi KPU pada tanggal 14 September 2022.
Adalah sembilan parpol yang memiliki perwakilan di DPR tidak perlu lagi diverifikasi faktual, sedangkan sembilan parpol masih harus diverifikasi faktual.
Baca Juga: Deretan Catatan Menarik di Gelaran Piala Dunia 2022, Sudah Pada Tahu?
Sembilan partai politik nonparlemen, yakni PSI, Perindo, PKN, Gelora, PBB, Hanura, Ummat, Buruh, dan Garuda.